Cegah Tawuran Siswa, Dinas Dikbud Kota Kupang Sosialisasi ke SD dan SMP

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Dikbud ) Kota Kupang melakukan pencegahan aksi Tawuran dan kenakalan di sekolah dengan sosialisasi ke SD dan SMP.

Cegah Tawuran Siswa, Dinas Dikbud Kota Kupang Sosialisasi ke SD dan SMP
POS-KUPANG.COM/GECIO VIANA
Tawuran Pelajar Kota Kupang - Ratusan Siswa SMKN 2 Serang SMAN 4 Kota Kupang, Bawa Pisau, Gear Motor, dan Batu. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Dikbud ) Kota Kupang melakukan pencegahan aksi Tawuran dan kenakalan di sekolah dengan sosialisasi ke SD dan SMP.

Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Dikbud Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami ketika dihubungi POS-KUPANG.COM, Sabtu (16/2/2019).

Ia dimintai komentar terkait aksi tawuran antar siswa SMA dan SMK di Kota Kupang.
Menurut Dumuliahi, untuk SMA dan SMK sudah merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi ( Pemprov) NTT.

Didukung 1.186 Petani, Koperasi Produsen Komitmen Garam Dunia Dibentuk di Babau

"Tapi sebagai upaya pencegahan di sekolah tingkat di bawahnya, yakni di SD dan SMP, maka kita akan lakukan sosialisasi anti tawuran dan kekerasan di SD dan SMP," kata Dumuliahi.

Dia mengakui, aksi tawuran siswa di Kota Kupang baru terkenal beberapa tahun terakhir. Karena, pada 10 atau 20 tahun lalu tidak terdengar ada tawuran siswa, kecuali pemuda.

Cara Unik OMK Katedral Kristus Raja Kupang Rayakan Valentine

"Ini juga akibat adanya perkembangan teknologi dan informatika melalui media digital yang berkembang pesat. Kondisi itu turut berkontribusi pada mental siswa di Kota Kupang," katanya.

Dia menjelaskan, untuk pencegahan, tentu bukan saja tugas pemerintah semata atau sekolah saja, tetapi juga tanggung jawab orang tua di rumah," jelasnya.

Sedangkan soal kasus yang terjadi, ia menduga jika tawuran terjadi pada jam sekolah maka kuat dugaan karena guru di sekolah tidak mengontrol siswa.

"Atau bisa jadi guru tidak masuk ke kelas untuk mengajar sehingga siswa juga berkeliaran. Kita akan lakukan upaya pencegahan dengan cara sosialisasi dan pencerahan soal dampak kekerasan dan tawuran sehingga siswa diingatkan menjauhi tawuran," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved