Pilpres 2019

Ahok Dituding Gantikan Ma'ruf Amin Sebagai Wapres, Jokowi Sebut Fitnah, Mahfud MD Angkat Suara

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo ( Jokowi) menyesalkan munculnya fitnah yang menyebut bahwa sosok calon wakil presidennya Ma'ruf Amin.

Ahok Dituding Gantikan Ma'ruf Amin Sebagai Wapres, Jokowi Sebut Fitnah, Mahfud MD Angkat Suara
KOMPAS.com/Dok. PSI
Ahok Dituding Gantikan Ma'ruf Amin Sebagai Wapres, Jokowi Sebut Fitnah, Mahfud MD Angkat Suara 

"Untuk jadi wakil presiden itu ada dua syarat di undang-undang sebelum pemilihan," ucap Mahfud MD.

"Satu punya catatan kepolisian yang baik, yang kedua tidak pernah dihukum karena melakukan tindakan pidana yang diancam dengan hukuman pidana lima tahun atau lebih," tambahnya.

Kedua hal tersebut tak dapat dipenuhi oleh Ahok, sehingga menurut Mahfud MD pria yang baru bebas dari Mako Brimob Kepala Dua itu tak mungkin menggantikan posisi Maruf Amin.

"Nahh di sini tidak mungkin Pak Ahok menggantikan," tegas Mahfud MD.

Diwartakan sebelumnya kabar Maruf Amin akan digantikan Ahok ramai setelah pemberitaa di sebuah media massa.

Menteri Sosial di Era Soeharto Nani Soedarsono Meninggal Dunia

Agnez Mo Mulai Berani Show Foto Cowoknya, Simak Foto-Foto Mesra Agnez Mo dengan Sang Kekasih

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf langsung melaporkan media massa tersebut ke Dewan Pers, Jumat (15/2/2019).

"Kami mengadukan pemberitaan salah satu harian yang di situ menggambarkan sesuatu yang tidak benar dan menyesatkan," ujar Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Maruf, Usman Kansong, di Posko Cemara, Jumat.

Dalam pemberitaan yang dimaksud, Basuki atau Ahok disebut akan menggantikan posisi Ma'ruf jika pasangan calon nomor urut 01 ini menang Pilpres.

Ma'ruf disebut akan diganti karena masalah kesehatan.

Usman menyayangkan kabar bohong ini disebar lewat media mainstream.

Sebab, biasanya kabar bohong seperti ini hanya di media sosial.

TKN Jokowi-Ma'ruf sudah melaporkan media tersebut sore ini juga.

Konsumen Apresiasi Pelayanan Istimewa Prima Daihatsu Kupang

Kepada CEO Bukalapak, Jokowi Sebut Anggaran Riset Indonesia Rp 26 Triliun Sudah Gede

Dia berharap Dewan Pers bisa bijak dalam menyikapi media tersebut.

"Karena kami mendapat info bahwa pimpinan media tersebut katanya merasa kecolongan.
Tapi ini sesuatu yang naif bagi kami. Masa pimpinan kecolongan? Berarti tidak mengontrol media yang bersangkutan," katanya. (*)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Jokowi: Fitnah Ahok Gantikan Ma'ruf Tak Mendidik

Berita ini telah tayang di Tribun Jakarta.com dengan judul Kampanye Negatif Maruf Diganti, Mahfud MD Bongkar Alasan Ahok Tak Mungkin Jadi Wakil Presiden Jokowi

Editor: Hasyim Ashari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved