Nelayan Oesapa Tenggelam di Perbatasan Australia, Ditemukan Selamat, Penuh Luka Digigit Ikan

Seorang nelayan asal Oesapa, Kota Kupang, Nusa Tengagra Timur (NTT) ditemukan di perairan perbatasan Australia

Nelayan Oesapa Tenggelam di Perbatasan Australia, Ditemukan Selamat, Penuh Luka Digigit Ikan
Facebook/Yanto DraxLer
Nelayan Oesapa Tenggelam di Perbatasan Australia, Ditemukan Selamat, Penuh Luka Digigit Ikan 

@Lafu Kameo: Trus su smpe kpg ko ??

@Yanto DraxLer: Blm mungkin langsung pi RS

@AdriaNa Manit: Amin ... semoga cepat sembuh ya

Fakta Terbaru Prostitusi Online di Kupang NTT, Tawarkan Gadis Lulusan SMA Hingga Aksi Saling Lapor

Akun Ini Sebut 19 Perempuan Kupang Pelakor, Beber Bukti Chatt WhatsApp, Anak SMA 500 Ribu

Hingga berita ini diturunkan, POS-KUPANG.COM masih mencoba menghubungi pihak terkait untuk konfirmasi.

Hilang Kontak di Celah Timor

Sebelumnya, enam nelayan asal Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), hilang kontak Minggu (7/5/2017) di perairan Timor Leste.

Mengutip Kompas.com Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) NTT meminta bantuan SAR Australia dan Timor Leste untuk membantu melakukan pencarian.

Sekretaris HSNI NTT, Wham Nurdin kepada Kompas.com, Rabu (7/6/2017), mengatakan, pihaknya sudah berusaha melakukan pencarian tapi belum membuahkan hasil.

Menurut Nurdin, enam nelayan itu hilang bersama kapal yang mereka tumpangi di perairan dekat celah Timor antara Timor Leste dan Kabupaten Belu, NTT.

2. 160 Orang Tenaga Honor di Mamggarai Barat Diperpanjang Kontrak

Prostitusi Online ABG mulai muncul di Kupang NTT? Percakapan Tak senonoh di WhatsApp Beredar

"Kita sudah minta bantuan kepada sejumlah pihak di Timor Leste dan Australia, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda nelayan ditemukan," kata Nurdin.

Nurdin menjelaskan, sebelum hilang, nelayan tersebut membawa perbekalan untuk sebuah perahu yang sedang menangkap ikan di perairan tersebut.

Kepala Kantor SAR Kupang Gede Ardana mengatakan, enam nelayan itu mulai keluar melaut sejak Kamis (4/6/2017). (*)

Penulis: Hasyim Ashari
Editor: Hasyim Ashari
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved