Layanan E-Court PTUN Kupang Siap

inovasi administrasi perkara secara elektronik berdasarkan Peraturan Mahkama Agung Nomor 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara Secara Elektronik

POS KUPANG/RYAN NONG
Humas PTUN Kupang Simson Serangan SH, MH 

Layanan E-Court PTUN Kupang Siap

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Dalam rangka mewujudkan visi peradilan yang agung dan transparan dari Mahkamah Agung Republik Indonesia, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang mengembangkan sistem peradilan elektronik atau E-court system.

E-court sistem ini merupakan salah satu terobosan Mahkamah Agung yang tertuang dalam blue print MA yang telah diluncurkan oleh Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. M Hatta Ali S.H., M.H. di Balikpapan pada Jumat (13/8/2018) lalu.

System ini juga merupakan lanjutan dari inovasi administrasi perkara secara elektronik berdasarkan Peraturan Mahkama Agung Nomor 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara Secara Elektronik di Pengadilan yang juga telah disahkan pada 29 Maret 2018 lalu.

Asuransi Jiwasraya Luncurkan JS Demam Berdarah dan JS Asuransi Mikro Sahabat

BMKG Prediksi Terjadi Hujan Lokal Pada Siang Hari di Tujuh Wilayah di Sumba Timur

Renungan Jumat: Muhasabah Diri

Netizen Tantang 19 Foto Perempuan di Akun Medsos YA Lapor Polisi Jika Bukan Pelakor dan Mucikari

Humas PTUN Kupang Simson Serangan SH,MH kepada POS-KUPANG.COM mengatakan, E-court system merupakan sistem peradilan yang dirancang dalam rangka menerapkan peradilan yang pro lingkungan dengan pendekatan paperless.

“Sekarang dikembangkan E-court system', semacam kalau kita mau menggugat kita bisa mengirim dari rumah, termasuk membayar biaya perkara pun melalui E-court. Jika pengadilan merasa perlu memanggil dia, maka dia baru hadir atau saat pembacaan putusan, maupun pemeriksaan saksi. Selain itu jawab menjawab, replik dan duplik juga bisa melalui E-court,” katanya.

Ia menjelaskan, PTUN Kupang baru melakukan pengembangan, sedangkan pengadilan lain sudah tetapkan.

“Di Kupang kami baru mulai mengembangkan ini, untuk bisa masuk harus dibuat virtual acount artinya kita mendaftar dulu, dari situ baru kita bisa mengakses E-court,” katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya baru membuat virtual akun sebagai akun utama untuk menjalankan aplikasi itu pada 2018 lalu. Dan sekarang, system itu sedang disosialisasikan dan siap untuk digunakan.

“Kami baru membuat virtual acount pada 2018 bekerjasama dengan bank. Sekarang mulai mensosialisasikan di para pihak untuk melakukan efisiensi waktu bisa menggunakan E-court untuk melakukan gugatan dan proses peradilan lain,” jelas Simson.

Puskesmas Watukapu di Bajawa Utara Gelar Minlok Lintas Sektor

Prestasi Tertinggi Christian Jadi Dokter Di Asian Games

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved