Korban Kapal Tenggelam di Laut Timor Selamat, Ini Daftar Krew Kapal

Nahkoda kapal Jabal Nur (48) mengalami luka lecet akibat gigitan ikan di kaki bagian kanan dan bagian paha kiri.

Korban Kapal Tenggelam di Laut Timor Selamat, Ini Daftar Krew Kapal
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Nahkoda kapal Jabal Nur (48) mengalami luka lecet akibat gigitan ikan di kaki bagian kanan dan bagian paha kiri. 

Korban Kapal Tenggelam di Laut Timor Selamat. Ini Daftar Krew Kapal

POS-KUPANG.COM| BETUN--Kapal motor Rahmat Ilahai asal Makasar tenggelam di Laut Timor, Kamis (14/2/2019) dini hari.

Kapal tenggelam karena dihantam gelombang tinggi di tengah laut saat mencari ikan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Semua krew kapal selamat dan berhasil dievakuasi di Pantai Motadikin, Kabupaten Malaka.

Selanjutnya, krew kapal dibawa ke RSPP Betun untuk dirawat. Nahkoda kapal Jabal Nur (48) mengalami luka lecet akibat gigitan ikan di kaki bagian kanan dan bagian paha kiri.

Data krew kapal yang diperoleh Pos Kupang.Com di RSPP Betun yakni, Jabal Nur, nahkoda sekaligus pemilik kapal, ABK yakni, Bakri (34), Supriyadi (34), Acung (34), Umar (27), Bahar (31), Arief (36), Hermanus Manafe (42) dan Asraun (34).

Sampai saat ini Jabal Nur masih dirawat di RSPP Betun.

Viral! Pemuda Ini Rusak Motor Sendiri Setelah Dilarang Parkir di Area Suci Masjid

Pangeran Philip Tak Akan Dituntut karena Kecelakaan Mobil, Ini Alasannya

Ibunda Hamish Daud Terharu Lihat Cucu Perempuannya

Sedangkan delapan ABK dalam kondisi sehat dan mereka tidak dirawat. Mereka masih menunggu keluarga dari Kupang untuk dijemput kembali Kupang.

Koordinator Tagana Kabupaten Malaka, Erwin Lawalu saat ditemui Pos Kupang.Com mengatakan, para korban dievakuasi di teluk Maubesi menggunakan dua kapal motor milik nelayanan di Motadikin.

Para korban diselamatkan kapal asal Bali yang saat itu berlabu di Laut Timor. Kapal membawa para korban menuju Pantai Motadikin.

Namun karena gelombang tinggi, kapal dari Bali tersebut tidak bisa merapat sampai ke Pantai Motadikin. Kapal hanya bisa berlabu di teluk Maubesi.

Dari lokasi itu para korban dievakuasi menggunakan kapal nelayan Motadikin yakni, kapal motor Rajawali dan Bintang Laut.

Erwin didampingi anggotanya, Isto Mudin mengatakan, para korban dievakuasi oleh tim tagana Malaka, tenaga medis dari Puskesmas Betun kepolisian dan masyarakat setempat. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,
Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved