Bendahara Ditangkap Polisi Terkait Narkoba, Pertanggungjawaban Keuangan di PUPR Sikka Tertunda

Gara-gara bendara ditangkap polisi terkait narkoba, Pertanggungjawaban keuangan PUPR tertunda

Bendahara Ditangkap Polisi Terkait Narkoba, Pertanggungjawaban Keuangan di PUPR Sikka Tertunda
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sikka, Tommy Lameng. 

Bendahara Ditangkap Polisi Terkait Narkoba, Pertanggungjawaban Keuangan di PUPR Sikka Tertunda

Laporan  wartawan  POS-KUPANG.COM, Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Tujuh hari sudah TD, Bendahara Pengeluaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sikka ditangkap polisi terkait kasus narkoba.

Dampaknya, pertanggungjawaban keuangan di dinas PUPR tertunda karena ada sejumlah dokumen pertanggungjawaban keuangan yang belum ditandatangani TD.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sikka, Tommy  Lameng ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (15/2/2019).

Tommy  mengatakan, rencana keberangkatan  Kasubag Keuangan  PUPR  ke  Kupang bertemu  TD untuk menandatangani sejumlah dokumen pertanggungjawaban keuangan di dinas tersebut,  ditunda sampai minggu  depan.

Kronologi Hilangnya Bendahara PUPR Kabupaten Sikka, Diduga Diamankan Dirnarkoba Polda NTT

Bendahara Terlibat Narkoba, Kadis  PUPR  Sikka-NTT Siapkan Pengganti     

Saat   ini  staf, kata Tommy Lameng,  di Bagian  Keuangan PUPR sedang menyiapkan semua  kwitansi pertanggungjawaban keuangan.

“Kami siapkan  semua kwitansi  untuk ditandatangani  oleh TD. Kalau   dia masih  terus berada di Kupang,  tidak mungkin kami  harus  bolak  balik  Maumere-Kupang  setiap  kali minta  tanda tangannya. Langkah yang kami  lakukan disetujui  Pak  bupati,”  kata Tommy.

Pasca penangkapan  pemilikan  ganja  oleh Sony  Kabupung  di  Kota Maumere, Pulau Flores, Propinsi NTT   setahun silam  nama  TD, oknum  bendahara pengeluaran  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang  (PUPR)   Sikka santer disebut  Polres  Sikka.

Mendengar kabar tidak  menyenangkan saat itu, Kepala  Dinas PUPR  Sikka, Tommy  Lameng,memanggil  TD menasehatinya.

Siflan Tak  Kaget, Polisi Tangkap Pemain Lama  Narkoba di Maumere, Sikka-NTT

Simpan Uang Hasil Transaksi Narkoba Rp 62 M, Pria ini Divonis 7 Tahun Penjara Denda Rp 1 Miliar

“Saya  panggil dia  sampaikan  bahwa kau  (TD) punya  nama disebut polisi. Kalau pakai narkoba   berhenti sudah,”  kisah Tommy  kepada wartawan  Jumat  (15/2/2019)  di  Maumere.

Namun  TD   mengakui tidak menggunakan  narkoba. “Saya kasih tahu saja, jangan  pakai lagi,”   kenang  Tommy.

Tak sampai  setahun, TD diduga  tersandung  kasus  narkoba.  Hari Jumat   (8/2/2019)  tengah malam atau  Sabtu (9/2/2019) dini  hari, TD bersama   empat  orang lainnya ditangkap  polisi.  Keesokan  hari,  mereka  diterbangkan ke  Polda NTT untuk menjalani pemeriksaan.(*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved