Pemda Ende Usulkan 640 Orang Untuk Ikut Ujian PPPK

Pemda Ende mengusulkan 640 orang eks tenaga honorer K 2 ke Menpan RI guna mengikuti ujian PPPK pada tahun 2019

Pemda Ende Usulkan 640 Orang Untuk Ikut Ujian PPPK
ISTIMEWA
Agustinus G. Ngasu 

Pemda Ende Usulkan 640 Untuk Ikut Ujian PPPK

POS-KUPANG.COM|ENDE--Pemda Ende mengusulkan 640 orang eks tenaga honorer K 2 ke Menpan RI guna mengikuti ujian Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2019.

640 orang tenaga honorer tersebut terdiri dari 595 orang tenaga guru dan 6 tenaga kesehatan serta 38 orang dari tenaga penyuluh pertanian.

Ini Dua Program Prioritas 100 Hari Pertama Bupati dan Wakil Bupati TTS

12 Kasus Laporan Keluarga Konay Belum Diproses Polisi

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ende, Dr dr Agustinus G Ngasu, M.Kes mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com,Rabu (13/2/2019) ketika dikonfirmasi mengenai kesiapan Pemda Ende dalam menggelar ujian PPPK bagi pegawai eks honorer K 2.

Agustinus mengatakan bahwa sesuai dengan petunjuk dari Menpan RI bahwa yang berhak mengikuti ujian untuk dingakat menjadi PPPK adalah pegawai eks honorer K 2 bukan untuk umum.

Jadi dengan demikian pegawai honorer eks K 2 saja yang diperkenankan untuk mengikuti ujian untuk diangkat menjadi PPPK.

Jadwal Pertandingan Piala AFF, Persija dan PSM Makassar Wakili Indonesia

Daebak, BLACKPINK Tampil di Good Morning America Intip Penampilan Jennie cs Nyanyikan DDU-DU DDU-DU

Tentang jumlah formasi pasti yang akan mengikuti ujian Sekda Agustinus mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui secara persis karena yang dilakukan saat ini baru sebatas usulan kepada pihak Menpan.

“Tentang kuata berapa banyak yang berhak mengikuti ujian tergantung dari pihak Menpan yang akan menentukan,”kata Agustinus.

Sekda Agustinus meminta kepada para tenaga honorer eks K 2 untuk mempersiapkan berbagai berkas yang nantinya akan dibutuhkan ketika proses ujian akan berlangsung.

Hanya 25 SMP di Nagekeo yang akan Adakan UNBK 2019

Warga Ruteng Dimintai Waspada Terhadap Potensi Hujan Lebat Disertai Petir

Dikatakan meskipun khusus untuk tenaga honorer K 2 namun demikian tidak otomatis semua tenaga honorer K 2 bisa mengikuti ujian tersebut karena masih ada beberapa syarat tambahan.

Syarat seperti untuk tenaga guru minimal serjana atau S 1 sedangkan untuk tenaga kesehatan minimal D 3 serta untuk tenaga pertanian atau penyuluh pertanian minimal tamatan SMK pertanian.

Dengan melihat ketentuan yang ada ujar Agustinus maka besar kemungkinan dari 640 orang yang diusulkan tersebut belum tentu semuanya bisa mengikuti ujian.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved