Ditantang Ganjar Pranowo Diperiksa Terkait Deklarasi Dukung Jokowi-Amin, Ini Tanggapan Bawaslu

Ditantang Ganjar Pranowo Diperiksa Terkait Deklarasi Dukung Jokowi -Amin, Ini Tanggapan Bawaslu

KOMPAS.com/Dok. Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat melihat pengerjaan proyek tanggul penahan rob dan banjir di pesisir utara Kota Pekalongan, Rabu (30/1/2019). 

Ditantang Ganjar Pranowo Diperiksa Terkait Deklarasi Dukung Jokowi -Amin, Ini Tanggapan Bawaslu

POS-KUPANG.COM | SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menantang Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) untuk memeriksa dirinya soal deklarasi mendukung pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Solo, Januari 2019 lalu.

Ganjar merasa kegiatan bersama 31 kepala daerah itu tidak menyalahi ketentuan dalam kampanye. "Kalau ada yang salah ditunjukkan," ujar Ganjar, ketika dikonfirmasi wartawan sesuai rapat koordinasi kebencanaan di Semarang, Rabu (13/2/2019).

Pemeriksaan Ketum PA 212 Slamet Maarif Dilakukan di Semarang, Ini Penjelasan Kapolda Jawa Tengah

Ganjar mengaku menanti panggilan pemeriksaan dari pengawas dalam kegiatan tersebut. Ia bahkan berkelakar siap diperiksa sejak hari-hari kemarin.

"Pemeriksaan tidak dipanggil-panggil. Panggil saja, saya maunya diperiksa itu kemarin," katanya.

Masyarakat Perlu Tahu, Kalau Mau Bangun Polisi Tidur Harus Minta Izin Pemerintah

Selain Ganjar, sejumlah kepala daerah yang ikut serta dalam deklarasi satu per satu dipanggil Bawaslu tingkat kabupaten. Sejumlah kepala daerah yang telah dipanggil antara lain Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan kepala daerah lainnya.

Tangapan Bawaslu Jateng

Dihubungi secara terpisah, Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Jateng, Sri Wahyu Ananingsih mengatakan, pengawas telah menjadwalkan pemeriksaan untuk politisi berusia 50 tahun itu. Ganjar akan diminta klarifikasi soal kegiatan tersebut.

"Dijadwalkan pekan depan. Sudah diayangkan ke yang bersangkutan (suratnya)," kata Ana.

Pemanggilan untuk Ganjar dan kepala daerah lain dilakukan menindaklanjuti aduan dari tim badan pemenangan paslon 02 Prabowo-Sandi. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved