RPH Oeba Tidak Layak Digunakan, Limbah Hewan Masuk Sampai ke Sumur dan Rumah Warga Saat Hujan Lebat

Rumah Potong Hewan (RPH) tidak layak digunakan lagi, karena bak penampungan sudah rusak.

RPH Oeba Tidak Layak Digunakan, Limbah Hewan Masuk Sampai ke Sumur dan Rumah Warga Saat Hujan Lebat
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Kondisi RPH Oeba Kota Kupang. Selasa (12/2/2019). 

RPH Oeba Tidak Layak Digunakan, Limbah Hewan Masuk Sampai ke Sumur dan Rumah Warga Saat Hujan Lebat

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- Ketua RT 1 Kelurahan Fatubesi Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang, Reny Muskanan menegaskan, Rumah Potong Hewan (RPH) tidak layak digunakan lagi, karena bak penampungan sudah rusak.

Sejumlah warga juga mengeluhkan hal yang sama.

Akibatnya, limbah RPH dialirkan melalui pembuangan ke aliran air yang biasa digunakan warga untuk berbagai keperluan, mandi, cuci dan lainnya.

Mantan Gelandang Manchester United, Paul Scholes Resmi Latih Oldham Athletic

Limbah RPH Oeba, DPRD Kota Kupang Minta Keberadaan RPH Dikaji Kembali

Ratusan Penumpang Tertahan di Pelabuhan Baa karena Expres Bahari Tak Bisa Mengangkut

Lebih parah lagi, saat hujan lebat, limbah RPH bahkan merembes sampai ke dalam sumur dan rumah warga.

"Ini sudah terjadi bertahun-tahun. Tidak ada penanganan yang jelas dari pengelola RPH. Kami resah bau dimana-mana," keluhnya.

Rany mengatakan, limbah yang mengalir bersama air berupa tulang, perut dan tulang belulang.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Selasa (12/2/2019) bau menyengat di lokasi bak penampungan limbah di RPH. berbagai tulang belulang dan kotoran hewan berserakan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved