Bupati Don Ingatkan Kades Stop Bermain Judi

Bupati Don menegaskan banyak permasalahan yang terjadi di masyarakat, salah satunya adalah perjudian.

Bupati Don Ingatkan Kades Stop Bermain Judi
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Bupati Nagekeo, dr. Johanes Don Bosco Do

Bupati Don Ingatkan Kades Stop Bermain Judi

POS-KUPANG.COM|MBAY -- Bupati Nagekeo dr.Johanes Don Bosco Do, melantik Kepala Desa Labolewa Marselinus Ladho dan Kepala Desa Aeramo Dominggus Biu di Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Senin (11/2/2019).

Dalam sambutanya, Bupati Don mengajak, seluruh masyarakat Desa Labolewa dan Aeramo untuk mengenang para mantan Kepala Desa yang bekerja dengan segala keterbatasan namun dengan dedikasi yang tinggi dapat membangun Desa Labolewa dan Desa Aeramo.

Bupati Don menegaskan banyak permasalahan yang terjadi di masyarakat, salah satunya adalah bermain judi.

"Dari 19 kepala desa yang saya lantik, 15 Kepala Desa yang terlibat /hobi judi. Saya ingatkan bahwa main judi membuat orang lupa waktu, setiap harus menyadari bahwa waktu itu sangat berharga, menjadi sumber daya yang tidak terulang lagi," tegas Bupati Don.

Ramalan Zodiak Sepekan, 10-16 Februari 2019, Taurus Beruntung, Virgo sibuk, Leo Luar Biasa

Lima Komisioner KPU Sumba Tengah Mengunjungi Bupati Sumba Tengah

Ia mengingatkan para Kepala Desa agar melawan perjudian dan berhenti bermain judi. Sebab akan merugikan bila terus terjadi.

"Hal ini merupakan penyakit sosial dan saya mengajak orang muda dan seluruh masyarakat, untuk secara bersama - sama kita lawan perjudian. Kepada Kepala Desa untuk berhenti dan bebaskan diri dari hal yang tidak terpuji itu," ujar Bupati Don.

Bupati Don juga mengajak para Kepala Desa untuk menjaga Kambtimas di wilayah masing-masing menjelang Pemilu Nasional 17 April 2019.

"Kepada Kepala Desa terlantik saya mengajak untuk menjaga situasi Pileg, Pilpres khususnya Kades Labolewa, program strategis nasional waduk, dan daerah ini menjadi incaran banyak orang, sehingga harus kerja ekstra keras, kerja sungguh-sungguh, kepada kedua Kades diharapkan terus menghitung hari demi hari dalam masa jabatan ini, harus bertanya pada diri sendiri, apa yang harus saya kerjakan untuk kesejahteraan masyarakat," papar Bupati Don.

Bupati Don juga mengharapkan kepada Kepala Desa untuk memperhatikan keadaan masyarakat dari kedua Desa tersebut.

Desa Labolewa rumah tangga miskin 170 keluarga, rumah tidak layak huni 124 unit, Keluarga yang belum memiliki jamban 60 unit.

OPD Lingkup Pemkab Kupang Resmi Terima DPA

Hari ini Polres Belu Buka Pelayanan SIM di Malaka

Besar Alokasi Dana untuk tahun 2019, Rp 1.895.442.000.-termasuk ada 69 keluarga yang kena dampak dari pembangunan Waduk.

Bupati Don menyampaikan kepada masyarakat desa Labolewa bahwa Badan Pertanahan Nagekeo, telah dan akan terus mengukur dan pengukuran ini bersifat "Sensus" tidak ada satu jengkal tanah terdampak yang dilewatkan hal ini untuk menutup celah pengukuran berupa Survei yang dilakukan oleh BWS.

Bupati Don secara tegas tidak menginginkan seorang warga pun rugi, karena asetnya tidak masuk dalam perhitungan.

Syahrini Kenakan Cincin di Jari Manisnya, Dari Reino Barack?

TRIBUN WIKI: Yuk Intip! Berburu Sunset di Pantai Aimere Ngada

Ia menyebutkan Desa Aeramo Rumah Tangga miskin 211 keluarga, Rumah tidak layak huni 146 unit, Keluarga yang belum memiliki jamban 55 unit dan mendapatkan alokasi dana tahun 2019 Rp 1.578.177.000.-diharapkan dapat memanfaatkan dana yang ada sesuai peruntukkan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved