Limbah RPH Oeba, DPRD Kota Kupang Minta Keberadaan RPH Dikaji Kembali

apabila limbah dari RPH Oeba itu telah menimbulkan dampak yang kurang baik baik masyakat sekitar, maka Pemkot seharusnya mengkaji

Limbah RPH Oeba, DPRD Kota Kupang Minta Keberadaan RPH Dikaji Kembali
Pos Kupang/Hermina Pello
Adrianus Talli 

Limbah RPH Oeba, DPRD Kota Kupang Minta Keberadaan RPH Dikaji Kembali

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- DPRD Kota Kupang meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk mengkaji kembali keberadaan Rumah Potong Hewan (RPH) Oeba. Pasalnya, RPH itu sudah lama dan telah menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kota Kupang, Adrianus Talli ,Selasa (12/2/2019).

Adrianus dimintai tanggapan soal limbah di RPH Oeba.

Ratusan Penumpang Tertahan di Pelabuhan Baa karena Expres Bahari Tak Bisa Mengangkut

Polisi Ambil Sampel DNA WNI Diduga Korban Mutilasi, di Sungai Buloh Selangor, Malaysia

Menurut Adrianus , apabila limbah dari RPH Oeba itu telah menimbulkan dampak yang kurang baik baik masyakat sekitar, maka Pemkot seharusnya mengkaji keberadaan RPH tersebut.

"Kalau sudah berdampak tidak baik lagi, maka harus menjadi perhatian Pemkot Kupang guna dikaji kembali keberadaannya pada lokasi yang adasaat ini," kata Adrianus.

Inilah rumah potong hewan (RPH) Oeba yang akan segera dipindahkan ke Bimoku.
Inilah rumah potong hewan (RPH) Oeba yang akan segera dipindahkan ke Bimoku. (POS KUPANG/APOLONIA DHIU)

Pengkajian itu, lanjut Adrianus dipeelukan sehingga bisa diperoleh gambaran yang jelas apakah keberadaan RPH tersebut masih layak berada di tempat tersebut atau sudah saatnya di relokasi ke tempat lain .

Ayu Ting Ting Kepergok Duduk Mesra Bersama Lelaki Ini, Pakai Baju Hitam-hitam

Pogba Kian Tampil Impresif bersama Setan Merah, Ini Keyakinan Pelantih Manchester United

"Jadi saya minta harus dikaji lokasi RPH saat ini, sehingga kajian itu memutuskan apakah RPH itu masih layak atau tidak lagi. Pemkot harus mencari lokasi lain yang jauh permukiman penduduk dan fasilitas umum lainnya," ujarnya.

Dikatakan, apabila direlokasi maka tentunya sudah dipersiapkan perencanaan yang komprenhensif , sebab sarana RPH bukan saja bangunannya namun yang tak kalah pentingnya adalah bangun perlengkapan lainnya seperti pengolahan limbah dari RPH.

"Untuk upaya mengantisipasi dampak dari limbah RPH tersebut yang sangat dirasakan dan mengganggu masyarakat, maka harus ada perhatian serius pemerintah guna memperpaiki dan menyiapkan pengolahan limbah. Ini ditempuh supaya ada pengolahan limbah pada tempat tersebut sehingga tidak dibuang begitu saja ke laut dan mencemari lingkungan," ujarnya.

Dia mengakui, di sekitar RPH Oeba ada fasilitas pendidikan dan juga rumah masyarakat.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved