Lima Sapi Disuntik IB, Kepala BBPP Kupang Adang Warya Beri Nama "Gatot Kaca"

lima sapi betina milik Kelompok Setetes Madu di Dusun I, Desa Camplong 2, Kecamatan Fatuleu, mendapat suntikan Inseminasi Buatan (IB). Dari lima ekor

Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/: Edi Hayong
Kepala BBPP Kupang, Adang Warya ketika menyuntikan IB ke sapi betina di Desa Camplong 2, Selasa (12/2/2019). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I OELAMASI---Sebanyak lima sapi betina milik Kelompok Setetes Madu di Dusun I, Desa Camplong 2, Kecamatan Fatuleu, mendapat suntikan Inseminasi Buatan (IB). Dari lima ekor sapi ini, salah satunya Kepala BBPP Kupang, Dr. Ir. Adang Warya, MM memberi nama "Gatot Kaca".

Adang memotivasi peternak di daerah ini agar mengoptimalkan potensi yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Disaksikan POS KUPANG.COM, Selasa (12/2/2019), setelah acara pembukaan selesai, dilanjutkan dengan pemberian contoh suntikan IB.

Pemberian suntikan IB diawali Kepala BBPP Kupang, Dr. Ir. Adang Warya, MM, kemudian Adang langsung memberi nama sapi hasil IB itu dengan Gatot Kaca.

Selanjutnya, Camat Fatuleu diberi kesempatan untuk menyuntik IB ke sapi kedua namun tidak diberi nama. Kemudian H. Muh Awaluddin, S.Pi, M.Si yang juga Kepala Seksi Pelatihan Aparatur BBPP Kupang menyuntik IB sapi ketiga lalu diberi nama Setetes Madu, kemudian Ir.

Nambut Maksimus, Kabid Penyelenggaraan Pelatihan BBPP Kupang memberi suntikan IB lantas memberi nama Sapi Nona Manis, lalu ketua panitia pelatihanpun diberi kesempatan menyuntik IB tapi tidak memberi nama sapi.

Adang mengatakan, potensi peternakan di Kabupaten Kupang cukup besar termasuk pakan. Selama ini belum maksimal dioptimalkan karena pengetahuannya masih terbatas.

Untuk itu kolaborasi program bersama Dinas Peternakan Kabupaten Kupang menjadi hal positif. Pihaknya hadir untuk memberikan bekal pengetahuan tambahan agar produksi sapi kedepan semakin lebih baik.

"Kuncinya ada pada kemauan untuk bekerja keras karena potensi sudah ada. Para petani harus profesional dalam mengembangkan peternakan di daerah ini. Saya dimana-mana selalu memotivasi para peserta diklat dengan permainan bola kaki.

Ada pemain nasional seperti Bambang Pamungkas, Evan Dimas,  ada pemain internasional seperti Ronaldo, Messi. Mereka karena profesional maka dibayar mahal, inipun jadi motivasi buat para peternak," katanya.

Sementara Kadis Peternakan Kabupaten Kupang, Bambang Permana mengatakan, para peternak yang ada di Kabupaten Kupang ini sudah memiliki pengalaman dalam hal memelihara ternak. Pihaknya selama ini tidak banyak memberi teori tetapi langsung mempraktekan hal praktis untuk petani peternak.

Untuk diketahui, sebanyak 30 orang peternak yang merupakan utusan dari empat kelompok masyarakat (Pokmas) di Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang mendapat ilmu peternakan dari Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang.

Kegiatan yang akan diperoleh berupa pelatihan teknis tematis peternakan bagi non aparatur di Kelompok tani ternak Setetes Madu  tanggal 12-14 Februari 2019.

Pantauan POS KUPANG.COM, Selasa (12/2/2019), kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala BBPP Kupang, Dr. Ir. Adang Warya, MM dihadiri Plt Kadis Peternakan Kabupaten Kupang, Ir. Bambang Permana, Camat Fatuleu, Ruben Logo Buke,

juga pejabat struktural lingkup BBPP Kupang, Kepala Desa Camplong 2, Melianus Faot. Kegiatan dipusatkan di kebun percontohan pertanian konservasi kerjasama FAO dengan BPTP NTT di Dusun I, Desa Camplong 2, pada Kelompok Setetes Madu. (*)

 Kepala BBPP Kupang, Adang Warya ketika bergambar bersama peserta diklat di Desa Camplong 2, Selasa (12/2/2019)
 Kepala BBPP Kupang, Adang Warya ketika bergambar bersama peserta diklat di Desa Camplong 2, Selasa (12/2/2019) (POS KUPANG.COM/: Edi Hayong)
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved