Renungan Harian Kristen Protestan

Renungan Harian Kristen Protestan Selasa 12 Februari 2019 ''Makan Dari Pohon Kehidupan''

Renungan Harian Kristen Protestan Selasa 12 Februari 2019 ''Makan Dari Pohon Kehidupan''.

Renungan Harian Kristen Protestan Selasa 12 Februari 2019 ''Makan Dari Pohon Kehidupan''
Pdt. DR Mesakh A.P. Dethan, MTh, MA
Renungan Harian Kristen Protestan Selasa 12 Februari 2019 ''Makan Dari Pohon Kehidupan''.

 Pohon kehidupan disebutkan dalam Kejadian pasal 2:9; 3:22; dan 24. Setelah kejatuhan manusia dalam dosa, Adam dan Hawa tidak lagi dapat mendekati pohon itu karena telah dijagai oleh malaikat dengan pedang bernyala-nyala.  

Namun apa yang dijaga waktu itu dengan "pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar"  melalui Kristus akan disediakan bagi barangsiapa yang menang, demikian keyakinan penulis kitab Wahyu.

Orang percaya diharapkan proaktif menantikan pemenuhan janji itu dan bisa makan dari pohon kehidupan sambil menaati Kristus dan Firmannya yang memberi dan menjamin kehidupan kekal.

Kita dijanjikan untuk makan dari pohon kehidupan dapat disamakan dengan mempunyai hidup "dalam segala kelimpahan" sebagaimana dikatakan dalam Yohanes 10:10. Yesus berkata bahwa Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan;

Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Jika demikian mengapa kita mesti ragu-ragu lagi untuk bersahabat dengan Kristus sebagai penebus kita. 

Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat, demikian dikatakan Wahyu 2:7a.

Imbauan ini sebenarnya bukan sebagian dari janji, tetapi dalam ketujuh surat, imbauan yang sama seperti ini diulangi.

Dalam ketiga surat yang pertama, imbauan ini mendahului janji Kristus, dan dalam keempat surat yang terakhir imbauan ini mengikuti janji Kristus kepada mereka yang menang.

Oleh karena kita semua mempunyai telinga, maka kita semua diperintahkan untuk mendengarkan pesan dan panggilan iman ini, yaitu orang percaya yang "setia sampai mati", yaitu orang-orang yang menang.

Pemenang (Yunani nikon_) adalah seorang yang, oleh kasih karunia Tuhan yang diterimanya melalui iman pada Kristus, telah mengalami kelahiran baru dan tinggal tetap dalam kemenangan atas dosa, dunia, dan Iblis.

 Sekalipun dikelilingi oleh pertentangan dan pemberontakan yang hebat, orang yang menang itu akan menolak untuk menyesuaikan diri dengan dunia ini dan kejahatan yang makin hari muncul dalam berbagai bentuk  ( band. Wahy 2:24).

Orang percaya harus menang atas dosa, dunia, dan Iblis, kalau tidak kita akan dikalahkan oleh mereka dan pada akhirnya dilemparkan ke dalam lautan api (ayat Wahy 2:11; 3:5; 20:15; Wahy 21:8).  

Siapa bertelinga hendaknya ia mendengar. (*)

Editor: maria anitoda
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved