Ular dan Kelelawar Ikut Menjadi Penyebab Padamnya Listrik di Nagekeo

Ular dan Kelelawar menjadi biang padamnnya listrik di beberapa kecamatan dalam wilayah Kabupaten Nagekeo.

Ular dan Kelelawar Ikut Menjadi Penyebab Padamnya Listrik di Nagekeo
POS KUPANG/ISTIMEWA
Kelelelawar/Kelelelawar Menjadi Biang Terjadinya Pemadaman Listrik di Nagekeo 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Ular dan Kelelawar menjadi biang padamnnya listrik di beberapa kecamatan dalam wilayah Kabupaten Nagekeo.

Selain itu juga dikarenakan banyak pohon maupun ranting yang patah yang terkena jaringan listrik sehingga menyebabkan terjadinya gangguan pada jaringan listrik yang berujung pada terjadinya pemadaman secara mendadak.

Manajer PT PLN Area Flores Bagian Barat, Firman Raharja mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Minggu (10/2/2019) ketika dikonfirmasi terkait dengan penyebab kerap terjadinya pemadaman listrik di Kabupaten Nagekeo dalam beberapa bulan terakhir.

Firman mengatakan bahwa hampir setiap hari PLN menghadapi masalah terkait dengan penyebab pemadaman seperti adanya pohon atau dahan yang sebagian besar mengenai jaringan listrik dan sementara pohon tersebut adalah-pohon produktif milik masyarakat yang bernilai ekonomis seperti cengkeh maupun kelapa juga pisang.

Dengan adanya pepohon yang mengenai jaringan listrik maka ketika terjadi hujan disertai angin kencang maka jaringan listrik terkena pohon sehingga menyebabkan terjadinya pemadaman secara mendadak.

Dampak ikutanya adalah ketika pohon besar tersebut tumbang sehingga mengenai jaringan listrik tidak saja menyebabkan terjadinya pemadaman mendadak namun juga menyebabkan kabel listrik terurai juga menyebabkan isolator retak serta travers menjadi miring.

Kerusakan pada jaringan tersebut membutuhkan waktu yang agak lama untuk melakukan perbaikan sehingga menyebabkan pemadaman terjadi dalam waktu yang cukup lama.

“Kalau tingkat kerusaknyanya ringan maka pelaksanaan perbaikan mungkin memakan waktu sekira 1 atau 2 jam saja namun kalau kondisinya parah bisa memakan waktu yang cukup lama hingga satu hari penuh atau bahkan lebih,”kata Firman.

Pelatih Manchester City Guardiola: Real Madrid Bukan Tim Terbaik Dekade Ini

Masalah lain yang juga kerap menjadi penyebab pemadaman mendadak ujar Firman adalah adanya binatang seperti ular maupun kelelelawar yang kerap mengenai jaringan listrik.

Pedagang di Ende Jangan Menjual Produk Kadaluarsa, Ini Risikonya

Menurut Firman jaringan listrik adalah benda yang peka maka ketika terkena benda asing maka dengan sendirinya jaringan akan menjadi rentan terjadi pemadaman begitupun ketika terkena ranting pohon maupun binatang.

Karena itu, Firman berharap kepada masyarakat agar memperhatikan keberadaan pohon milik mereka agar sebaiknya tidak mendekati jaringan listrik agar tidak terjadi pemadaman mendadak pada saat terjadi hujan angin.

“Pada satu sisi masyarakat meminta agar tidak terjadi atau dilakukan pemadaman mendadak namun demikian hendaknya masyarakat juga ikut menjaga keberadaan tanaman mereka agar tidak mendekati jaringan listrik sehingga tidak terjadi pemadaman mendadak,”kata Firman.

Menurut Firman pelaksanaan pemadaman yang terjadi di wilayah Nagekeo lebih dominan karena faktor alam bukan karena adanya unsur kesengajaan untuk melakukan pemadaman. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved