Siswa SMKN 2 Belu Dibekali Cara Menyelamatkan Diri Dari Tsunami

Siswa dan siswi SMK Negeri 2 Belu di Silawan, Kabupaten Belu mendapat pembekalan dari anggota TNI tentang cara menyelamatkan diri dari bencana

Siswa SMKN 2 Belu Dibekali Cara Menyelamatkan Diri Dari Tsunami
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif R 407/Sbh Pos Motaain memberikan materi tentang cara menyelamatkan diri dari bencana alam bagi siswa dan siswi SMK Negeri 2 Belu di Silawan, Sabtu (9/2/2019). 

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Siswa dan siswi SMK Negeri 2 Belu di Silawan, Kabupaten Belu mendapat pembekalan dari anggota TNI tentang cara menyelamatkan diri dari bencana pasang surut air laut dan bencana Tsunami.

Kegiatan ini diselenggarakan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif R 407/Sbh Pos Motaain PLBN. Tujuan kegiatan adalah memberikan pemahaman kepada para siswa tentang cara
cara menyelamatkan diri dari bencana pasang surut air laut dan bencana tsunami. Kemudian, meminimalisir korban akibat bencana alam.

Danpos Motaain, Lettu (Inf) Ari Cahyo Wibowo kepada wartawan, Minggu (10/2/2019) mengatakan, letak geografis Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, berada di pesisir pantai. Kondisi ini tidak tertutup kemungkinan berdampak pada pasang surut air laut, bahkan bahaya bencana tsunami.

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Rumah Milik Kakek 60 Tahun di Lumbukore Sumba Timur

Sebagai upaya antisiapasi, masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah pantai harus dibekali dengan pengetahuan dan cara untuk menyelamatkan diri. Hal ini membangkitkan niat anggota satgas untuk memberikan penyuluhan tata cara menyelamatkan diri dari bahaya tsunami bagi masyarakat di perbatasan.

Bupati Malaka Pimpin Kegiatan Bersih Lingkungan di Kota Betun

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan bagi siswa-siswi SMK tersebut agar tanggap terhadap potensi bencana tsunami sehingga dapat meminimalisir korban jiwa bila bencana tsunamu terjadi di wilayah tersebut.

Meteri yang diberikan antara lain, tata cara menghindari kejaran air laut hingga penggunaan alat bantu untuk menyelamatkan diri. Materi diberikan Serda Yasmaun, anggota Satgas Pos Motaain dibantu tiga orang rekannya.

Kepala SMK Negeri 2 Belu, Karolus Kiik Asa, S.Pd mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi usaha yang dilakukan anggota satgas dalam menambah pengetahuan bagi siswa.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat berlanjut dengan materi-materi yang bermanfaat bagi siswa. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved