Berita Kota Kupang

Tiap Rumah Punya Pemantau Jentik Nyamuk, Ini Alasannya

Setiap rumah diharapkan memiliki juru pemantau jentik nyamuk yang bisa melihat perkembangan kepadatan jentik setiap tujuh hari

Tiap Rumah Punya Pemantau Jentik Nyamuk, Ini Alasannya
Antara
Ilustrasi - Fogging (pengasapan) untuk membunuh nyamuk penyebab demam berdarah

Untuk fogging focus, kata Sri, di Kota Kupang sudah ada 60 titik.

"Fogging focus sudah dilakukan di semua kelurahan, tapi yang paling padat diantaranya di Kelurahan Oesapa, Lasiana, Kayu Putih, Oebobo dan Oepoi. Fogging focus ini kami lakukan jika di lokasi tersebut sudah ditemukan adanya pasien DBD dengan grade 2," ujarnya.

Sampai saat ini jumlah pasien DBD di Kota Kupang mencapai 334 kasus dan sekitar 80 persen adalah pasien dengan grade satu.

"Masyarakat semakin paham sehingga secara dini langsung membawa anak untuk diperiksa. Meskipun ada pasien yang DBD sampai grade tiga dan empat tapi semuanya masih dalam penanganan," katanya.

Saat ini, lanjutnya, 12 rumah sakit di Kota Kupang sudah stand by untuk penanganan penderita DBD dan juga 11 puskesmas di Kota Kupang masih buka posko DBD 24 jam.

Sri mengatakan, saat ini penderita DBD cenderung menurun dari saat penetapan Kota Kupang dengan status kejadian luar biasa (KLB).

"Waktu penetapan, dalam satu hari bisa 23 kasus tapi sekarang ini antara 6-9 kasus per hari," kata Sri. (*)

Penulis: Hermina Pello
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved