Ahok Resmi Masuk PDIP Sejak Januari 2019, Tidak Minta Jabatan, Anggota Biasa Saja

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atau yang kini lebih akrab dipanggil BTP resmi bergabung dengan PDIP.

Ahok Resmi Masuk PDIP Sejak Januari 2019, Tidak Minta Jabatan, Anggota Biasa Saja
Instagram/tribunnews
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok resmi masuk PDIP 

POS-KUPANG.COM - Mantan Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kini lebih akrab dipanggil BTP menyambangi Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali di Jalan Banteng Baru, Denpasar pada Jumat (8/2/2019).

Terkait hal tersebut pun Ahok kini juga sudah resmi bergabung dengan PDIP.

Selain hal tersebut, tampaknya bergabungnya Ahok dengan PDIP juga menuai tanggapan dari kubu Prabowo-Sandi.

Di sisi lain pasca bergabungnya Ahok dengan PDIP, ia menegaskan tidak untuk meminta jabatan.

Berikut ini 4 fakta bergabungnya Ahok dengan PDIP yang sudah Tribunnews rangkum, Sabtu (9/2/2019).

1. Ahok Bergabung dengan PDIP Sejak Januari 2019

Ahok tunjukkan kartu yang menunjukkan keanggotaannya di PDIP, Jumat (8/2/2019)
Ahok tunjukkan kartu yang menunjukkan keanggotaannya di PDIP, Jumat (8/2/2019) (Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana)

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atau yang kini lebih akrab dipanggil BTP resmi bergabung dengan PDIP.

Bergabungnya Ahok tersebut sudah sejak Januari lalu.

Hal itu seperti dikutip Tribun Bali dari Dewan Pertimbangan DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Nyoman Adi Wiryatama.

"Beliau sudah anggota PDI Perjuangan, sudah punya kartu PDI Perjuangan mulai tanggal 26 Januari (2019). Sudah resmi," kata Ketua DPRD Provinsi Bali itu saat mengutip dari Tribun Bali.

Halaman
1234
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved