Keselamatan Penumpang Ojek Online Juga Dijamin Pemerintah

Penumpang ojek online tidak perlu kuatir lagi karena pemerintah menjamin keselamatan selama menggunakan jasa ojek online.

Keselamatan Penumpang Ojek Online Juga Dijamin Pemerintah
instagram
marion jola naik ojek online 

Keselamatan Penumpang Ojek Online Juga Dijamin Pemerintah

POS-KUPANG.COM- Penumpang ojek online tidak perlu kuatir lagi karena pemerintah menjamin keselamatan selama menggunakan jasa ojek online.  Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan berupaya menjamin keselamatan penumpang dan pengemudi ojek online.

Karena itu, Kementerian Perhubungan mengajak peran aktif masyarakat untuk membantu penegakan regulasi ojek online yang akan terbit Maret 2019 mendatang.

Dalam Rancangan Peraturan Menteri Perhubungan tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang digunakan untuk kepentingan masyarakat, pemerintah mengajak masyarakat untuk turut mengawasi,  memantau, memberi masukan, memberi laporan tentang  pelayanan dan kinerja ojek online dan menyampaikan kepada pemerintah.

Kisah Driver Ojek Online Cantik Ira Marcellia Citra, Demi Biaya Sekolah Dua Buah Hatinya

Jokowi Sebut Ojek Online Pekerjaan yang Sangat Mulia

Pemerintah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk turut serta mengawasi, memantau, memberi masukan, memberi laporan terhadap pelayanan dan kinerja ojek online yang disampaikan kepada pemerintah.

Perlindungan terhadap pengguna jasa ojek berbasis aplikasi ini adalah wujud implementasi UU No.8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Mengacu pada undang-undang tersebut penumpang ojek berbasis aplikasi memiliki enam hak.

Hak-hak tersebut adalah hak kenyamanan, hak keamanan, hak keselamatan, hak advokasi perlindungan dalam upaya penyelesaian sengketa, hak atas pelayanan yang benar, jujud dan tidak diskriminatif serta hak mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian ketika tidak sesuai dengan perjanjian.

Kementerian Perhubungan memberikan perhatian serius keselamatan penumpang ojek online. Kementerian Perhubungan bahkan telah memberikan peringatan kepada para pengemudi ojek online untuk menjamin keselamatan penumpang.

Hindari Razia, Pengemudi Ojek Online Tabrak Polisi, Ini yang Terjadi Selanjutnya

Ditabrak Hingga Dirawat di Rumah Sakit, Kapolda Sumsel tak Seret Ojek Online ke Ranah Hukum

"Kecelakaan sepeda motor sekitar 72 persen. Ego kita (pengemudi, red) di jalan cenderung tinggi. Tingkat kesadaran keselamatan berkendara masih terbilang rendah," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi.

Selama ini, kata Setyadi,  Kementerian Perhubungan selalu memberikan imbauan kepada semua pengemudi angkutan online untuk menaati peraturan lalu lintas.

Halaman
12
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved