Gasak Ponsel Pelajar, 2 Penjambret Dihakimi Massa

Dua tersangka Penjambret, yaitu Habib (25) dan Pandu (28) babak belur Dihakimi Massa di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara

Editor: Kanis Jehola
Dok Tribunnews.com
Ilustrasi penjambretan. 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Dua tersangka Penjambret, yaitu Habib (25) dan Pandu (28) babak belur Dihakimi Massa di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (6/2/2019) kemarin.

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, Kompol Mustakim mengatakan, dua orang itu diamuk massa karena terciduk tengah menggasak telepon genggam seorang pelajar berinisial A (15).

"Korban dan saksi sedang mengendarai sepeda motor saat akan putar balik, tiba-tiba datang dua orang pelaku mengendarai sepeda motor, memepet korban," kata Mustakim kepada wartawan.

Eni Maulani Dituntut 8 Tahun Penjara, Begini Penjelasan KPK

Kedua tersangka itu langsung merampas telepon genggam milik A yang disimpan di bagian depan sepeda motor.

Namun, kedua tersangka yang juga menggunakan sepeda motor itu dihadang dan digebuk warga saat mencoba kabur setelah melakukan aksinya.

Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai KPK, Febri Sebut Ada Kemajuan dalam Penanganan

"Warga datang dan menghentikan pelaku yang mengendarai sepeda motor, kemudian pelaku yang lari berhasil ditangkap polisi yang ikut mengejar," ujar Mustakim.

Kedua tersangka beserta barang bukti berupa sebuah telepon genggam, sebilah badik, sebilah clurit, dan satu unit sepeda motor diamankan ke Mapolsek Metro Penjaringan.

Kedua orang itu kini dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved