Bupati Ende Tuding Ada Provokator Dalam Kasus Bandara Aroeboesman Ende

Bupati Ende, Ir. Marsel Petu menduga ada provokator dalam kasus lahan parkir di Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende.

Bupati Ende Tuding Ada Provokator Dalam Kasus Bandara Aroeboesman Ende
POS-KUPANG.COM/ ROMUALDUS PIUS
Pertemuan Dinas Perhubungan Kabupaten Ende dan Otoritas Bandara Ende di ruang kerja Bupati Ende 

Bupati Ende Tuding Ada Provokator Dalam Kasus Bandara Aroeboesman Ende

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius
POS-KUPANG.COM | ENDE- Bupati Ende, Ir. Marsel Petu menduga ada provokator dalam kasus lahan parkir di Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende. Pasalnya, selama ini hubungan antara otoritas Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende dan Pemda Ende baik-baik saja.

Hal tersebut dikatakan Bupati Ende, Ir. Marsel Petu saat berdialog dengan otoritas Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende dan Dinas Perhubungan Kabupaten Ende di ruang kerja Bupati Ende, Rabu (6/2/2019).

Bupati Marsel mengku heran dengan situasi itu, karena selama ini hubungan kerja antara Pemda Ende dan pihak Bandara Ende berjalan baik dan tiba-tiba ada kebuntuan terkait dengan pengelolaan lahan parkir di bandara itu.

Butuh Dana Rp 100 Miliar Untuk Pembebasan Lahan Bandara Ende

Sopir di Bandara Ende Berdemo Tolak Tarif Baru Parkir

Bupati Marsel mengingatkan kepada semua pihak untuk tetap menjaga situasi keamanan daerah agar tetap kondusif, dan jangan sampai terprovokasi oleh ulah para provokator yang hendak mengadu domba antara Pemda Ende dan pihak bandara.

Bupati Marsel mengungkapkan, selama dirinya menjabat sebagai Bupati Ende maupun bupati Ende sebelumnya tidak ada masalah dengan otoritas pengelola Bandara Aroeboesman Ende. "Saya heran tiba-tiba ada kebuntuan. Selama ini hubungan kerja Pemda dan pengelola Bandara Aroeboesman Ende baik-baik saja. Ini pasti ada provokator," tuding Bupati Marsel.

Bupati Marsel meminta kepada pengelola Bandara Aroeboesman Ende, jika ada permasalahan di bandara itu bisa dikomunikasikan dengan Pemda Ende agar bisa dicari jalan keluarnya.

Pada kesempatan itu Bupati Marsel mengaku, dirinya merasa tersinggung ketika pegawai dari Dinas Perhubungan Kabupaten Ende yang sedang menjaga parkir di Bandara Ende diusir untuk tidak lagi menjaga lahan parkir yang ada.
“Kalau ada yang mengusir pegawai di Lingkup Pemkab Ende maka sama saja dengan mengusir bupati dan itu saya sangat tersinggung,” kata Bupati Marsel. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved