Breaking News:

Ada Luka Lebam di Tubuh Diduga Dianiaya, Sejak 2016 Dua Taruna ATKP Makassar Tewas

Ada Luka Lebam di Tubuh Diduga Dianiaya, Sejak 2016 Dua Taruna ATKP Makassar Tewas

Editor: Kanis Jehola
KOMPAS.com/HENDRA CIPTO
Jenazah taruna ATKP Aldama Putra Pangkolan disemayamkan di rumah duka di kompleks AURI Sultan Hasanuddin, Makassar, Rabu (6/2/2019). 

Ada Luka Lebam di Tubuh Diduga Dianiaya, Sejak 2016 Dua Taruna ATKP Makassar Tewas

POS-KUPANG.COM | MAKASSAR - Kasus kekerasan terjadi dalam kampus Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan ( ATKP) Makassar Jl Salodong, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya.

Dalam empat tahun terakhir, tercatat dua orang taruna meninggal dalam keadaan tidak wajar. Dua taruna ATKP Makassar meninggal dengan luka lebam di tubuhnya diduga bekas tanda kekerasan.

Pada Sabtu 19 November 2016, seorang taruna tingkat 2 ATKP Makassar, Ari Pratama, (20) ditemukan tewas tenggelam di kolam renang Brigade Infanteri (Brigif) Linud III TBS/Kostrad, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulsel.

Sering Peras Penumpang ke Simpang Empat, 2 Preman Minta Maaf dan Ajak Preman Lain Bertobat

Sebulan berlalu, tiba-tiba keluarga korban berkirim surat pada kepolisian Polres Maros. Pihak keluarga menduga kematian Ari tidak wajar karena ada bekas lebam di tubuhnya.

Ari adalah taruna ATKP Makassar angkatan 2015 asal Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Namun, kasus Ari tidak terungkap hingga sekarang, lantaran pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi.

Lanjutkan Perjuangan Disabilitas, Anggiasari Putuskan Maju Jadi Caleg

Pada Minggu (3/2/2019) malam, kasus kekerasan dalam kampus ATKP Makassar kembali terulang hingga menewaskan taruna junior tingkat pertama, Aldama Putra Pangkolan (19).

Aldama tewas dengan luka lebam di tubuhnya dan pihak kampus menyatakan bahwa terjadi kecelakaan yakni korban terjadi di kamar mandi. Pihak keluarga curiga dengan kematian Aldama dan langsung melaporkannya ke aparat kepolisian.

Jenazah korban Aldama pun langsung diotopsi dan tim dokter RS Bhayangkara menyatakan korban tewas akibat penganiayaan.

Penyidik Polrestabes Makassar pun langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa 22 saksi hingga akhirnya menetapkan seorang tersangka dalam kasus itu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved