Tersangka Penadah Barang Curian Honda Supra Fit Milik Koro Wati Diancam 5 Tahun Penjara

Tersangka Penadah Barang Curian Honda Supra Fit Milik Koro Wati Diancam 5 Tahun Penjara

Tersangka Penadah Barang Curian Honda Supra Fit Milik Koro Wati Diancam 5 Tahun Penjara
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
Kapolres Sumba Timur AKBP Victor MT Silalahi, SH, MH sedang memberikan keterangan dalam press conference, Rabu (6/2/2019). 

Tersangka Penadah Barang Curian Honda Supra Fit Milik Koro Wati Diancam 5 Tahun Penjara

POS-KUPANG. COM | WAINGAPU - Tersangka RUM alias R (25) yang merupakan Penadah Barang Curian berupa sepeda motor Honda Supra Fit diamankan pihak Kepolisian Unit Buser Polres Sumba Timur di rumahnya di Patauki Uma, RT 10 /RW 04, Desa Dewa Jara, Kecamatan Katiku Tana, Kabupaten Sumba Tengah, Jumat (1/2/2019) sekitar pukul 09.00 Wita.

Tersangka RUM alias R diamankan karena kasus pencurian dan penadahan 1 unit sepeda motor Honda Supra Fit milik korban Koro Wati alias Rein yang hilang pada hari Senin, 24 Desember 2018, sekitar jam 03.30 Wita, bertempat di emperan salon Ria di jalan Hayam Wuruk, RT 17/RW 06, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur.

Helda Sun Bangga Bisa Ikut Olimpiade Bahasa Jerman di Tingkat Nasional

Tersangka RUM alias R (25) dijerat dengan pasal 362 KUHP Sub pasal 480 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Sedangkan satu orang tersangka saat ini masih di lakukan pengejaran alias DPO.

Kapolres Sumba Timur AKBP Victor MT Silalahi, SH, MH menyampaikan hal itu saat melakukan Press Conference di Ruang Video Conference, Mapolres setempat, Rabu (6/2/2019).

Tiga Bulan Menipis, Walde Bersyukur Stok Minyak Tanah Sudah Ada Kembali

Victor didampingi Wakapolres Sumba Timur Kompol Vitalis Sobak, dan Kasubag Humas Polres Sumba Timur Iptu I Made Murja menjelaskan terkait kasus tersebut pihaknya sudah menyita Barang Bukti berupa satu unit sepeda motor tersebut berwarna hitam dengan nomor polisi DK 3714 HB, nomor rangka MH1HB11143K156779, nomor mesin HB11E- 1155915.

Victor juga menjelaskan, kasus Tindak Pidana pencurian atau penadahan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 362 KUHP Sub Pasal 480 ayat (1) KUHP, sehubungan dengan Laporan Polisi Nomor. : LP / 261 / XII / 2018 / NTT / Res ST, tanggal 24 Desember 2018. Unit Buser Polres Sumba Timur berhasil mengungkap kasus pencurian dan penadahan 1 unit sepeda motor Honda Supra Fit milik korban tersebut yang hilang pada hari Senin tanggal 24 Desember 2018, sekitar jamn03.30 Wita, bertempat di emperan salon Ria di jalan Hayam Wuruk, RT 17/RW 06, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur.

Victor menjelaskan, dari hasil penyelidikan Tim Gabungan Polres Sumba Timur dan Polres Sumba Barat mengamankan tersangka RUM alias R (25).

Victor juga menjelaskan kronologis kejadian berawal dari tersangka RUM alias R yang merupakan penadah barang curian berupa sepeda motor Honda Supra Fit diamankan oleh Unit Buser Polres Sumba Timur berdasarkan informasi dari para para saksi dan masyarakat.

Victor menjelaskan, hasil pengembangan dari tersangka RUM alias R diperoleh keterangan bahwa Ia memperoleh sepeda motor dengan cara dibeli dari tangan tersangka yang juga sebagai temannya. Temannya yang juga sebagai tersangka tersebut masih diburuh polisi karena berstatus DPO.

Harga motor curian tersebut dibeli tersangka RUM alias R dari tersangka yang masih DPO dengan harga Rp 2.500.000 pada tanggal 28 Desember 2018 sekitar jam 11.00 Wita bertempat di rumahnya.

Dikatakan Victor, tersangka RUM alias R, sudah mengetahui bahwa 1 unit sepeda motor Honda Supra Fit yang di belinya tersebut adalah sepeda motor curian dengan alasan karena motor tersebut di jual murah dan ia juga sangat membutuhkan sepeda motor untuk keperluan sehari-hari.

"Dari hasil interogasi, pencurian sepeda motor tersebut dilakukan oleh tersangka MUTD alias M (20) dan setelah di curi sepeda motor di jual kepada tersangka RUM alias R dengan harga Rp 2.500.000. Tersangka RUM alias R, langsung menggunakan 1 unit sepeda motor Honda Supra Fit itu untuk keperluan sehari-hari,"jelas Victor.

Victor juga menjelaskan, langkah yang sudah diambil Penyidik dengan melakukan Cek dan Olah TKP, melakukan pemeriksaan terhadap korban, melakukan penangkapan terhadap tersangka, melakukan penyitaan barang bukti.

Selain itu, melengkapi administrasi kelengkapan berkas perkara, dan melakukan pencarian terhadap tersangka pencurian. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved