Ternyata Ini Alasan Muda-mudi Banjiri Bukit Cinta Penfui

Satu kali jepret dan bila disukai akan ditransfer ke handphone pemesan seharga Rp 2 ribu.

Penulis: Gecio Viana | Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Suasana Bukit Cinta yang terletak di area Penfui Kupang yany ramai dikunjungi warga, Selasa (5/2/2019) sore. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -Sebuah lahan luas yang terletak di Desa Penfui Timur, Kabupaten Kupang tepatnya di belakang Kampus Undana, Kupang yang biasa disebut Bukit Cinta dibanjiri muda-mudi Kota Kupang dan sekitarnya, Selasa (5/2/2019) sore.

Warga yang berkunjung ke lahan perbukitan yang memiliki rumput hijau tersebut didominasi oleh anak muda.

Selain duduk nongkrong sambil bercerita di beberapa titik di tempat tersebut, sejumlah anak muda mengabadikan moment tersebut menggunakan kamera HP maupun DSLR.

Pada area bukit, berjejer puluhan motor yang diparkir tepat di jalan masuk tempat tersebut.

Seorang pengunjung, Salmarina Ima (24) mengungkapkan, saat ini Bukit Cinta menjadi sarana baru untuk anak muda berkumpul dan berswafoto.

Menurutnya, area pantai tidak begitu disenangi karena cuaca yang kurang bersahabat.

"Di sini (Bukit Cinta) bagus, karena sejauh mata memandang banyak rumput hijau dan ramai juga," ujar alumni UKAW Kupang yang akrab disapa Salma ini.

Salma yang baru dua kali datang bersama beberapa temannya mengaku, Bukit Cinta memberikan kesan tersendiri karena suasana yang terbuka dan cocok untuk berkumpul dan berswafoto bersama.

Karena Bukit Cinta merupakan satu tempat yang mudah dijangkau oleh banyak orang, kata Salma, semestinya terdapat saran prasarana pendukung sehingga setiap pengunjung yang datang dapat lebih menikmati tempat tersebut.

"Kalau bisa tambah spot-spot lagi supaya terkesan bagus," harap Salma.

Lokasi Bukit Cinta di awal tahun 2019 ini memang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Saat ini, kunjungan di akhir pekan dan libura sekolah di bukit tersebut akan ramai dikunjungi warga.

Selain itu, terdapat papan kayu yang dibentuk huruf "I Love Hill" dan sebuah papan kayu berbentuk hati.

Lokasi ini dijadikan tempat foto para pemuda, entah itu yang berpacaran, maupun yang hanya sekadar untuk kenang-kenanngan.

Nampak beberapa pemuda memanfaatkan kondisi ini untuk meraih keuntungan.

Mereka menyiapkan jasa pemotretan menggunakan kamera DSLR. Satu kali jepret dan bila disukai akan ditransfer ke handphone pemesan seharga Rp 2 ribu. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved