Caleg DPRD Ende Diancam 15 Tahun Penjara Terlibat Kasus Human Trafficking

Caleg DPRD Ende Diancam 15 Tahun Penjara Terlibat Dalam Kasus Human Trafficking

Caleg DPRD Ende Diancam 15 Tahun Penjara Terlibat Kasus Human Trafficking
Odyssey
perdagangan manusia atau human trafficking ilustrasi 

Caleg DPRD Ende Diancam 15 Tahun Penjara Terlibat Kasus Human Trafficking

POS-KUPANG.COM | MBAY - Mantan anggota DPRD Ende periode 2004-2009 ER diduga terlibat dalam kasus perdagangan orang ( Human Trafficking).

ER saat ini juga merupakan calon anggota DPRD Ende dan terancam dipenjara selama 15 tahun karena terlibat dalam kasus perdagangan manusia ( Human Trafficking).

Korbannya adalah Susi Susanti Wangkeng, warga Nila, Kelurahan Mbay II, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Tersangka Penadah Barang Curian Honda Supra Fit Milik Koro Wati Diancam 5 Tahun Penjara

Er diduga menampung dan mengirim Susi Susanti Wangkeng ke Jakarta untuk dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga.

ER dengan seorang perekrut tenaga kerja wanita (TKW) asal Mbay bernama SM bakal dikenakan Pasal 6 UU Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan ancaman penjara kurungan 15 tahun penjara.

Helda Sun Bangga Bisa Ikut Olimpiade Bahasa Jerman di Tingkat Nasional

Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu Anggoro C. Wibowo, S.I.K, mengatakan, ER dan SM sudah diperiksa sebagai tersangka kasus human trafficking.

Keduanya sudah menjalani pemeriksaan oleh Polisi di Polres Ngada.

"Kedua pelaku penampung dan perekrut TKW itu, kita belum tahan. Karena berdasarkan penyidikan dan dari keterangan kedua pelaku itu, masih ada pelaku-pelaku lain yang saat ini masih kita ambil keterangan. Setelah itu baru kita tahan semuanya," ujar Kasat Anggoro, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (6/2/2019).

Kasat Anggoro mengatakan, Susi Susanti Wangkeng diduga menjadi korban human trafficking dengan modus menjadi seorang TKW.

Halaman
12
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved