Banjir Meluap di Kali Kanjonga, Sumba Timur, Arus Transportasi Waingapu-Melolo Lumpuh 1,5 Jam

Hujan lebat menguyur wilayah Kelurahan Kawangu, dan Kelurahan Watumbaka, di Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Rabu (6/2/2019) sekitar pukul

Banjir Meluap di Kali Kanjonga, Sumba Timur, Arus Transportasi Waingapu-Melolo Lumpuh 1,5 Jam
POS-KUPANG. COM/ISTIMEWA
BANJIR---Banjir yang meluap dari Kali Kanjonga dan melewati badan Jalan Waingapu-Melolo. 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Hujan lebat menguyur wilayah Kelurahan Kawangu, dan Kelurahan Watumbaka, di Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Rabu (6/2/2019) sekitar pukul 15.00 Wita, mengakibatkan banjir besar di sungai (kali) kering Kanjonga, di RT 09/RW 04, Kelurahan Watumbaka.

Karena kondisi banjir yang cukup besar dan sempitnya deker di sungai itu yang tidak bisa menampung air, sehingga mengakibatkan air meluap ke jalan Ruas Jalan Waingapu-Melolo.

Meluapnya banjir ke ruas jalan tersebut, mengakibatkan arus transportasi Waingapu-Melolo, dan sebaliknya lumpuh total sekitar 1,5 jam.

Pasi Intel Kodim 1601 Sumba Timur Kapten Arh Bernawi kepada POS-KUPANG. COM, Rabu (6/2/2019) malam, mengatakan pada pukul 15.00 Wita Kelurahan Kawangu dan Kelurahan Watumbaka diguyur hujan yang sangat lebat

AKibatnya,  luapan air hujan mengarah ke kali kering Kanjonga dan mengakibatkan jembatan kecil (deker) tidak mampu menampung air sehingga air meluap memenuhi jalan raya Waingapu-Melolo sekitar pukul 16.30 Wita.

BREAKING NEWS: 21 Mahasiswa Politeknik Negeri Kupang Terancam Drop Out, Ini Pemicunya

Meluapnya banjir itu diakibatkan adanya curah hujan yang tinggi serta mengakibatkan lumpuhnya arus lalu lintas Waingapu-Melolo dari pukul 16.30 Wita, dan lalu lintas kembali normal sekitar pukul 18.00 Wita, setelah air mulai surut.

Bernawi juga mengatakan, adapun langkah yang di ambil oleh Babinsa Koramil 1601-05 Kota bersama dengan anggota Pospol Kawangu dan warga masyarakat RT 09 mengatur kendaraan yang melintas di Jalur Waingapu-Melolo.

Bernawi juga mengatakan, akibat banjir tidak ada kerugian baik korban nyawa maupun material, meskipun air banjir tersebut menggenangi lahan jagung warga sekitar 10 sampai 15 are, namun tanaman jagung tidak rusak. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved