Atasi Sampah di Kota Kupang - Pemkot Akan Siapkan Mobil Penyapu Sampah
Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang akan menyiapkan mobil penyapu sampah di jalan. Upaya ini demi mendukung kebersihan dalam Kota Kupang.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/KUPANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang akan menyiapkan mobil penyapu sampah di jalan. Upaya ini demi mendukung kebersihan dalam Kota Kupang.
Hal ini disampaikan Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, Rabu (6/2/2019).
Menurut Jefri, Pemkot Kupang fokus penanganan sampah di Kota Kupang , namun ada beberapa kendala seperti sarana prasarana dan sumber daya.
" Karena itu ,kota rencana pengadaan mobil penyapu sampah di jalan. Kita akan siapkan satu dan satu kita minta di Pemerintah pusat dan provinsi ," kata Jefri.
Dia menjelaskan, dalam perecanaan, pemerintah akan membeli satu unit mobil penyapu sampah di jalan.
" Rencananya akan ada tiga unit mobil penyapu jalan di Kota Kupang. Diharapkan dengan adanya sarana ini,maka kebersihan dalam kota tetap terjaga," katanya.
Dia mengatakan, sudah mengeluarkan surat kepada semua pengusaha atau orang memiliki rumah dan toko (ruko)di tepi jalan raya agar memperhatikan sampah di depan ruko masing-.masing.
" Kami juga minta mereka harus siapkan bak sampah. Kita sudah keluarkan surat sejak 23 Januari 2019 lalu dan kita beri kesempatan satu bulan," ujarnya.
Dikatakan, apabila sampai batas waktu itu tidak ada yang menggubris perintahnya, maka izin usaha dari pengusaha itu akan dicabut.
"Jika pada 23 Februari ini kami operasi dan temukan di setiao Ruko tidak miliki bak sampah, maka kita lakukan persuasif selama satu minggu. Kalau satu minggu juga tidak,maka jalan terakhir izin usahanya kita cabut," ujarnya.
Ditanyai,apabila pemerintah mencabut izin usah maka pengusaha itu ada melakukan gugatan, Jefri mengakui silahkan saja,karena pihaknya juga sudah menuampaikan dan menghimbau agar setiap toko memilki tempat sampah yang layak.
" Kalau tidak ada maka izinnya dicabut. Perlu ada terobosan agar ada efek jera," ujarnya. (*)