Ahmad Dhani Dipindahkan dari LP Cipinang ke Rutan Medaeng di Sidoarjo, Jawa Timur

Ahmad Dhani Dipindahkan dari LP Cipinang ke Rutan Medaeng di Sidoarjo, Jawa Timur

Ahmad Dhani Dipindahkan dari LP Cipinang ke Rutan Medaeng di Sidoarjo, Jawa Timur
KOMPAS.com/ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Terpidana kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani (ketiga kiri) digiring menuju mobil tahanan seusai menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (28/1/2019). 

Ahmad Dhani Dipindahkan dari LP Cipinang ke Rutan Medaeng di Sidoarjo, Jawa Timur

POS-KUPANG.COM | SURABAYA - Pada Rabu (6/2/2019), musisi Grup Band Dewa 19, Ahmad Dhani, dijadwalkan pindah sel dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang ke Rumah Tahanan (Rutan) Medaeng di Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim).

Pemindahan terpidana kasus ujaran kebencian itu karena pada Kamis (7/2/2019) besok dia akan menjalani sidang perdana perkara " Vlog Idiot" di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Richard Marpaung saat dikonfirmasi melalui telepon seluler membenarkan bahwa suami penyanyi Mulan Jameela itu akan dipindah dari LP Cipinang ke Rutan Medaeng.

Inisiator Pengeroyokan Anggota OKP Sampai Tewas Masih Buron, Polisi Baru Amankan 4 Pelaku

"Sekarang sedang proses administrasi pemindahannya," kata Richard, Rabu.

Dia menolak menjelaskan detil teknis pemindahan Ahmad Dhani. Yang pasti kata dia, setelah proses administrasi rampung, Ahmad Dhani akan diterbangkan dari Bandara Halim Perdana Kusuma, turun di Bandara Internasional Juanda.

Proses Seleksi Hakim MK Kurang Mendapat Perhatian Masyarakat, Begini Komentar Denny Indrayana

Kemudian, Ahmad Dhani akan langsung dibawa ke Rutan Medaeng di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

"Kemungkinan siang. Sampai di Juanda langsung dibawa ke Rutan Medaeng," jelasnya. Di sidang perdana perkara "Vlog Idiot" Kamis besok, Pengadilan Negeri Surabaya sudah menyiapkan tiga hakim yang akan memimpin jalannya sidang, yakni hakim Anton, Rohmad dan hakim Syafrudin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Oktober 2018 lalu, caleg Partai Gerindra itu ditetapkan tersangka oleh Polda Jawa Timur.

Dia dilaporkan Koalisi Bela NKRI karena dalam vlog itu menyebut kelompok penolak deklarasi 2019 Ganti Presiden di Surabaya pada 26 Agustus 2018 lalu dengan kata-kata "idiot".

Kata-kata idiot oleh Ahmad Dhani diucapkan saat nge-vlog di lobi Hotel Majapahit, Surabaya. Dalam kasus yang sama, pentolan Band Dewa 19 itu divonis hukuman penjara selama satu tahun enam bulan. Hakim PN Jakarta Selatan memerintahkan Ahmad Dhani untuk ditahan. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved