Berita Kabupaten Ngada Terkini

Keluarga Menolak Otopsi Jenazah Pria asal Turekisa yang Tewas di Kebun Maladhena, Ini Alasannya

Keluarga besar dari Kampung Turekisa Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada menolak untuk melalukan otopsi terhadap jenazah alm. Mathias Wae (58)

Keluarga Menolak Otopsi Jenazah Pria asal Turekisa yang Tewas di Kebun Maladhena, Ini Alasannya
Istimewa
Suasana saat pihak keluarga alm. Mathias Wae di RSUD Bajawa Kabupaten Ngada, Senin (4/2/2019). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Keluarga besar dari Kampung Turekisa Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada menolak untuk melalukan otopsi terhadap jenazah alm. Mathias Wae (58) yang ditemukan tewas di Kebun Maladhena Bajawa Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada.

Kapolsek Golewa, Ipda Stefanus Siga, menjelaskan jenazah sudah disemayamkan dirumah duka di Turekisa dan akan dimakamkan pihak keluarga.

Keluarga menolak untuk melakukan otopsi dan menerima itu sebagai kematian yang dikehendaki Yang Mahakuasa.

"Mayat sudah di rumah duka (Kampung Turekisa). Keluarga menolak untuk di otopsi dan keluarga menerima kematian sebagai kehendak Tuhan dan keuarga menolak untuk di proses lanjut secara hukum dan kemarin sudah di buat surat pernyataan," ujar Ipda Stefanus, kepada POS KUPANG.COM, Selasa (5/2/2019).

Suaminya, Ahmad Dhani Dipenjara, Mulan Jameela Tulis Pesan Begini di Medsosnya

Keluarga korban, Nikolaus Seso, mengaku sangat mengenal sosok Mathias Wae karena mereka tetangga kebun di Maladhena.

Mathias Wae, menurut Nikolaus, memelihara hewan ternak beberapa ekor sapi dan kuda dan Mathias Wae tinggal di pondok Kebun Maladhena jarang pulang ke Kampung Turekisa.

Sedangkan dirinya sering pulang ke Kampung Turekisa dan sebelum kejadian tersebut dirinya baru saja pulang dari Kampung Turekisa ke kebun Maladhena.

Nikolaus mengaku alm. Mathias Wae suka mengkonsumi alkohol (sopi atau tuak khas Bajawa).

Ia mengaku bahwa alm. tidak berkeluarga alias hidup sebatang kara dan menetap di Kebun.

Halaman
12
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved