BREAKING NEWS: Guru SMAN di Sumba Timur Tewas Tenggelam Saat Memancing Ikan di Laut Lai Wila

Guru SMAN di Sumba Timur Tewas Tenggelam Saat Memancing Ikan di Laut Lai Wila Pahunga Lodu

BREAKING NEWS: Guru SMAN di Sumba Timur Tewas Tenggelam Saat Memancing Ikan di Laut Lai Wila
ISTIMEWA
Warga sedang mengevakuasi korban dari laut. 

Guru SMAN di Sumba Timur Tewas Tenggelam Saat Memancing Ikan di Laut Lai Wila Pahunga Lodu

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Bernadus Dju Wadu, S.Pd, Guru SMAN 1 Mangili  di Desa Wulla, Kecamatan Wulla Waijelu, tewas tenggelam saat memancing ikan di perairan laut Lai Wila, Desa Kaliuda, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, NTT, Selasa (5/2/2019) sekitar pukul 14.00 Wita.

Berdasarkan informasi yang diperoleh POS-KUPANG.COM dari Pasi Intel Kodim 1601 Sumba Timur, Kapten Arh Bernawi yang dikirim di Group WatsApp Forum PRB Sumba Timur, Selasa (5/2/2019) malam, kejadian berawal pada pukul 13.30 Wita korban bersama dua orang guru SMAN 1 Mangili yakni Krisno Yakobis Taneo dan Amos Kawu Bandung turun ke laut di perairan Lai Wila untuk memancing ikan.

Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung, Siswi SD di Kupang Sering Terlihat Murung

Sekitar pukul 14.00 Wita terjadi angin kencang disertai gelombang tinggi, sehingga korban hendak menarik jangkar untuk kembali ke darat tetapi jangkar tersebut tersangkut di batu karang. Akhirnya korban memutuskan untuk meloncat dan berenang ke darat mendahului kedua temanya.

Kata Bernawi, tetapi setelah lompat ke laut dan berusaha berenang korban tidak mampu dan akhirnya tenggelam terbawa arus dan hilang. Sementara kedua rekannya berusaha mencari korban tetapi tidak berhasil menemukan korban.

SBY Copot Ferrial Sofyan sebagai Wakil Ketua DPRD DKI, Ini Penjelasan Hinca Pandjaitan

Atas kejadian tersebut warga pesisir pantai melaporkan kepada Babinsa Koramil 1601-03/Pahunga Lodu, Sertu Daniel Umbu Ndawa.

Selanjutnya, kata Bernawi, Sertu Daniel Umbu Ndawa melakukan koordinasi dengan anggota Polsek dan aparat desa serta aparat Kecamatan Pahunga Lodu, kemudian bersama warga masyarakat melakukan pencarian korban.

Bernawi mengatakan pada pukul 15.00 Wita korban berhasil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Jenazah korban kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Ngalu untuk diperiksa, setelah dipastikan korban telah meninggal dunia, keluarga korban membawa jenazah ke rumah duka di Kalala Desa Wulla, Kecamatan Wulla Waijelu dan saat ini korban telah disemayamkan di rumah duka.

Sementara terkait tenggelamnya korban apa keluarga menerima karena kejadian musibah becana, atau upaya lain dari pihak keluarga korban, Bernawi masih menanyakan hal itu. "Masih saya tanyakan," tulis Bernawi di WhatsApp. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved