Anak Di bawah Umur Korban Cabul Ayah Kandung di Kupang Telah Mendapat Pendampingan

IJM (12) anak dibawah umur yang menjadi korban percabulan ayah kandungnya sendiri di Kupang, ibukota Provinsi NTT kini telah mendapat pendampingan.

Anak Di bawah Umur Korban Cabul Ayah Kandung di Kupang Telah Mendapat Pendampingan
ILUSTRASI
Korban cabul 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- IJM (12) anak dibawah umur yang menjadi korban percabulan ayah kandungnya sendiri di Kupang, ibukota Provinsi NTT kini telah mendapat pendampingan.

IJM merupakan siswa sebuah SMP di Kupang yang mendapat perlakuan tak manusiawi dari ayah kandungnya sendiri, YM (43) usai ditinggal merantau ibunya ke Malaysia.

IJM mengaku telah lama menjadi budak seks ayah biadab yang menidurinya di bawah paksaan dan ancaman saban mabuk minuman keras. Ia bahkan mengurai, itu dilakukan rutin setiap bulannya.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Bobby Jacob Mooynafi melalui Kanit PPA Bripka Brigita Usfinit kepada POS-KUPANG.COM mengungkapkan, bahwa YN kini tengah bersama ibunya RP yang memutuskan kembali ke Kupang usai mendengar pengakuan anak perempuannya itu. Selain itu, YN juga telah mendapat pendampingan dari pendamping sosial Dinas Sosial.

“Posisi anaknya saat ini sudah dengan mama kandungnya, dan kita ada mintakan pendampingan dari pekerja sosial juga, Peksos dari Dinas Sosial,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Brigita, berkas perkara kasus ini telah dikirim ke Kejaksaan Negeri Kupang.

Sebelumnya diberitakan seorang anak dibawah umur kembali menjadi korban kekerasan seksual. Tragisnya, siswa sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kupang ini malah menjadi korban percabulan yang dilakukan sendiri oleh ayah kandungnya.

Anak itu, IJM (12) dicabuli oleh ayahnya, YM (43) di dalam kamar kost yang terletak di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo Kota Kupang.

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Bobby Jacob Mooynafi SH kepada POS-KUPANG.COM pada Senin (4/2/2019) mengungkapkan, kasus asusila tersebut tengah ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Kupang Kota.

Iptu Bobby menjelaskan, kasus itu terjadi setiap kali ayahnya mabuk. Ia mencabuli anak perempuannya itu di kost milik mereka di daerah Oebufu.

“Korban mengaku bahwa ia sudah dicabuli berkali-kali oleh ayahnya ketika dalam kondisi mabuk minuman keras. Bahkan parahnya, ayahnya itu sampai mengancam agar tidak memberitahukan kebiadaban tersebut ke orang lain,” katanya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Sikka ini juga memaparkan bahwa mereka tinggal dalam satu kamar kost, sedangkan ibunya sedang bekerja di tempat perantauan.  

Kejadian naas ini terkuak ketika korban menceritakan apa yang ia alami kepada ibunya melalui telepon. Ibunya yang kaget kemudian menelpon saudaranya untuk melihat kondisi IJM.

Saat dikunjungi itu, ia kemudian menceritakan apa yang telah diperbuat ayahnya kepadanya. Mereka kemudian melaporkan ayahnya ke Polres Kupang Kota. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved