Berita Cerpen

Cerpen : Honing Sanny Menanti Perempuan Buku Kembali

Meski begitu ada keraguan jangan-jangan gadis yang selalu membawa buku kemanapun pergi itu masih kenal dirinya.

Cerpen : Honing Sanny Menanti Perempuan Buku Kembali
ilustrasi/kaskus
Honing Sanny Menanti Perempuan Buku Kembali 

Senja pun berganti malam ketika lampu kafe dinyalakan, sementara belum ada pengunjung yang datang. Keheningan yang menambah keresahan. Aurora dimanakah kau berada, rindu aku ingin jumpa.

Lelaki dewasa yang sedang jatuh cinta ini kemudian membuka Youtube, lalu mencari lagu lawas 'Dinda' milik Kla Project yang populer bersama lagu Yogyakarta.

Suara khas Katon Bagaskara dalam lagu seolah mengiba merindu mencari dan berharap kekasihnya kembali semakin membuat Alkemis gelisah.

Alkemis larut dalam lagu. Berulang-ulang didengarkannya lagu itu sambil ikut berdendang kecil. Memang lagu ini sangat populer di kalangan mahasiswa ketika Alkemis kuliah dulu.

Sebagian besar mahasiswa pasti menghafal lirik lagu ini luar kepala. Lagu yang menarik memori masa lalu kembali muncul dan mengingat semua nostalgia ketika kuliah di Kota Gudeg. Meski begitu bayangan Aurora makin jelas terlihat.

Dalam hatinya Alkemis mulai bertanya perempuan macam apa ini bisa membuat lelaki paling cuek ini begitu larut memikirkannya.

Padahal, semua pencinta zodiak tahu bahwa Aries adalah makluk paling tidak peduli termasuk dalam urusan asmara. Bahkan terkadang para wanita yang lebih dahulu memulai membangun komunikasi. Akan tetapi menghadapi Aurora semua ego zodiak dengan lambang kepala domba ini gugur.

Sebelum meninggalkan kafe ketika sudah ada beberapa pengunjung yang datang, Alkemis pun memberanikan diri untuk mengirimkan kembali pesan singkat dan anggap saja sebagai kesempatan terakhir.

Bila saja Aurora kembali tidak membalas dalam beberapa waktu, dia akan menghapus nomor Aurora dari daftar kontak sebagai cara untuk mengakhiri harapan. Anggap saja bukan jodoh.

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar Duka Datang dari Julie Estelle

Dibukanya daftar panggil lalu mencari nama Aurora Perempuan Buku. Dia lalu mengirimkan pesan singkat. Sengaja memang menambahkan Perempuan Buku di belakang nama untuk memudahkan mengingat pertemuan pertama di bandara. Dan, Aurora sendiri setuju di belakang namanya ditulis begitu.

Halaman
1234
Penulis: PosKupang
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved