Oknum Guru dan Kepala Sekolah di Sikka Diduga Makan Gaji Buta

Oknum Guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, disinyalir makan Gaji Buta

Oknum Guru dan Kepala Sekolah di Sikka Diduga Makan Gaji Buta
Bangkapos
Ilustrasi Gaji 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Oknum Guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, disinyalir makan Gaji Buta, alias tidak mengajar namun menerima gaji rutin setiap bulan.

"Ada yang pura-pura gila tidak masuk mengajar. Tapi datang terima gaji sehat-sehat," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka, Yoseph Benyamin, S.H, Minggu (3/2/2019).

Benyamin telah mensinyalir oknum Guru dan Kepala Sekolah yang diduga enggan masuk sekolah dan hanya menerima gaji rutin setiap bulan. Ia tak segan-segan melakukan jemput paksa terhadap oknum guru bersangkutan.

Tiga Rumah Sakit di Waingapu Tangani 220 Pasien DBD, Empat Diantaranya Meninggal Dunia

"Kalau ada guru yang tidak masuk sekolah harus dibina. Kepala sekolah yang melindungi guru bantunya harus diberikan hukuman," tandas Benyamin.

Benyamin menerma SK Plt Kadis PKO dari Bupati Sikka, Jumat (1/2/2019) langsung bertugas. Ia datang ke Dinas PKO Jumat siang dikira akan melakukan Sidak, pasalnya ia masih menjabat Kadis Pol PP dan Pemadaman Kebakaran Sikka.

Di Semarang, Erick Thohir Pamerkan Kesuksesan Asian Games, Ini Pesannya untuk Kaum Muda

Benyamin mengatakan, banyak masalah di Dinas PKO Sikka. Setiap bidang merasa ego dengan bidangnya, tidak ada kerjasama antarbidang.

Ini masalah krusial selama ini membuat dinas tidak berkembang. Ia berharap tidak ada ego bidang, kerja sendiri. Sistimnya akan dibenahi,

"Saya sudah sampaikan kepada semua teman-teman di dinas, kita kerja sama-sama memajukan pendidkan di Sikka. Mereka setuju semua yang kami bicarakan dalam rapat untuk dijalankan. Semua pekerjaan harus dibagi habis, tidak boleh ada yang datang telat, duduk-duduk lalu pulang tidak ada pekerjaan," tegas Benyamin.

Ia menegaskan, tunjangan kinerja akan diberikan kepada pegawai yang benar-benar bekerja. Jangan berpikir menjadi pegawai itu gampang. "Kita dibayar negara," imbuh Benyamin. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved