Berita Kabupaten Sumba Timur

31 Hari di Tahun 2019, Sudah Terjadi 12 Kasus Kecelakaan di Sumba Timur, Empat Orang Meninggal

ata kecelakaan lalu lintas yang dirilis pihak Kepolisian dari Polres Sumba Timur baru 31 hari atau sepanjang bulan Januari Tahun 2019 sudah 12 kali

31 Hari di Tahun 2019, Sudah Terjadi 12 Kasus  Kecelakaan di Sumba Timur, Empat Orang Meninggal
POS-KUPANG. COM/ROBERT ROPO
Bupati Sumba Timur Gidon Mbilijora bersama Kapolres Sumba Timur Victor MT. Silalahi, Dandim Sumba Timur Zaenuddin, dan anggota DPRD sumba Timur Yonathan Hani sedang mengikuti senam kolosal. 

 Victor juga menjelaskan, sesuai amanat UU nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan antara lain bagaimana mewujudkan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaranan serta ketertiban berlalulintas. Bagaimana meingkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat lakalantas, bagaiamana membangun budaya ketertiban berlalulintas.

"Ketiga poin diatas atas merupakan hal yang sangat kompleks dan tidak bisa ditangani oleh Pihak kepolisian sendiri, namun membutuhkan sinergitas, kolaborasi antara pemangku kepentingan yang menjadi sangat mendasar untuk menemukan akar masalah dan solusi yang diterima dan dijalankan oleh semua pihak,"pungkas Victor.

Kasat Lantas Polres Sumba Timur Iptu Bery Nathaniel, SH juga mengatakan penyebab kecelakaan yang terjadi di wilayah Sumba Timur yang angkanya cukup tinggi yang di dominasi oleh human error.

Bery menjelaskan, human error yakni dari sisi skil pengendara, dari komponen kendaraan yang sering tidak dilengkapi oleh lampu utama kendaraan, kelebihan muatan sehingga terjadi laka out off control.

"ada sejumlah kendaraan yang kami jaring karena mengunakan komponen kendaraan yang tidak sesuai seperti knalpot racing. Untuk lampu utama juga sering menjadi penyebab terjadinya kecelakaan contohnya ada masyarakat yang tidak mempunyai lampu utama saat berkendara dan sering menganti dengan lampu yang berada di handphone meraka,"kata Bery. 

Bery juga mengatakan, seperti lampu kendaraan juga sudah diseting oleh pabrik, diubah oleh pengguna kendaraan sehingga menimbulkan kecelakaan karena lampu yang di gunakan terkadang terlalu terang yang mengakibatkan gangguan penglihatan bagi pengendara lain.

Bery juga berharap dengan digelarnya kegiatan Millenial Road Safety Festival dapat menumbuhkan kesadaran generasi millenial dalam mematuhi aturan dan rambu lalulintas yang sudah di tetapkan.

Adapun dalam Kegiatan Millennial Road Safety Festival 2019 tersebut juga dilakukan testimoni bagi korban kecelakaan dan keluarga korban kecelakaan. (*)


Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved