Berita Kabupaten Sumba Timur

31 Hari di Tahun 2019, Sudah Terjadi 12 Kasus Kecelakaan di Sumba Timur, Empat Orang Meninggal

ata kecelakaan lalu lintas yang dirilis pihak Kepolisian dari Polres Sumba Timur baru 31 hari atau sepanjang bulan Januari Tahun 2019 sudah 12 kali

31 Hari di Tahun 2019, Sudah Terjadi 12 Kasus  Kecelakaan di Sumba Timur, Empat Orang Meninggal
POS-KUPANG. COM/ROBERT ROPO
Bupati Sumba Timur Gidon Mbilijora bersama Kapolres Sumba Timur Victor MT. Silalahi, Dandim Sumba Timur Zaenuddin, dan anggota DPRD sumba Timur Yonathan Hani sedang mengikuti senam kolosal. 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Robert Ropo

POS-KUPANG. COM | WAINGAPU---Data kecelakaan lalu lintas yang dirilis pihak Kepolisian dari Polres Sumba Timur baru 31 hari atau sepanjang  bulan Januari Tahun 2019 sudah 12 kali terjadi kecelakaan lalu lintas. Dari 12 kali terjadi kecelakaan lalu lintas tersebut 13 orang mengalami luka ringan dan 4 orang meninggal dunia. 

Kapolres Sumba Timur AKBP Victor MT. Silalahi, SH.,MH menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan dalam Kegiatan Millennial Road Safety Festival 2019 yang berlangsung di Taman Sandelwood Kota Waingapu, Sabtu (2/2/2019).

Kegiatan itu dibuka oleh Bupati Sumba Timur Drs. Gidion Mbilijora, M.Si, dan dihadiri Dandim 1601 Sumba Timur Letkol Inf. Zaenuddin, SE, ketua Pengadilan Negeri Waingapu Kelas II Richard Edwin Basoeki, SH.,MH, Pj Sekda Sumba Timur Domu Warandoy, Pimpinan BUMD, BUMN, Instasi Vertikal, pimpinan OPD, para siswa SMA sekabupaten Sumba Timur, dan masyarakat serta Komunitas Motor Matic dan Trail waingapu.  

Victor menjelaskan, di tahun 2019 sampai dengan 31 Januari 2019 terjadi laka lantas berjumlah 12 kasus, korban luka ringan 13 orang dan meninggal dunia 4 orang. Sementara total kerugian materil sebanyak Rp 8.500.000.

Ayu Ting Ting Liburan ke Turki, Bahagia Main di Uludag, Simak Komentar Raffi Ahmad Tentang Ayu

Victor juga menjelaskan sementara data jumlah lakalantas yang terjadi di Wilayah Kabupaten Sumba Timur selama tahun 2018 sebanyak 176 Kasus dengan korban luka ringan sebanyak 298 orang, dan korban meninggal dunia sebanyak 46 orang, serta kerugian materi sebanyak Rp 369.000.000. Dan dari 46 orang yang meninggal tersebut paling banyak didominasi oleh anak generasi milenial sebanyak 25 orang.

" Artinya kalau 46 orang meninggal selama 2018 berarti tiap bulan itu minimal ada sekitar ya sekitar 2-4 orang yang meninggal dunia akibat lakalantas bayangkan. Dan dari 46 orang yang meninggal tersebut paling banyak didominasi oleh anak generasi milenial sebanyak 25 orang,"ungkap Victor. 

 Victor juga mengatakan adapun tema dalam kegiatan festival itu 'mewujudkan Milleneial Cinta Lalulintas menuju Indonesia Gemilang' yang bertujuan  untuk mengajak masyarakat kaum millennial melalui komunitas otomotif untuk bersama-masa mengenal aturan dan tata tertib dalam berlalu lintas yang nantinya akan berimbas pada menurunya angka kecelakaan lalu lintas khususnya korban yang meninggal dunia.

Menurut Victor, meskipun sudah berulang kali telah diingatkan baik melalui regulasi, penyuluhan, bahakan oleh norma-norma hukum dan masyarakat, nampaknya penggunaan helm masih diabaikan hal ni juga terjadi pada anak generasi millenial akibatnya, angka kecelakaan motor yang tidak menggunakan helm masih cukup tinggi karena tindakan pengendara mengambaikan hal itu.

 Terkait kecelakaan lalu lintas itu, Kata Victor pihaknya tidak berdiam diri dan melakukan berbagai upaya untuk menciptakan pemerintah yang memberikan tanggung jawab rasa kenyamaan, keselamatan, dan ketertiban berlalulintas di Kabupaten Sumba Timur.

Halaman
12
Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved