Breaking News:

Fraksi Partai Demokrat DPRD NTT Nilai Pergub Soal Bahasa Inggris Tabrak UU

Fraksi Partai Demokrat DPRD NTT Nilai Pergub Soal Bahasa Inggris Tabrak Undang-Undang.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
Pos Kupang/Oby Lewanmeru
Anggota Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Fraksi Partai Demokrat DPRD NTT menilai Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Hari Berbahasa Inggris yang dikeluarkan Pemprov NTT itu menabrak UU bahkan UUD 1945. Karena itu, Pergub tersebut perlu dikaji kembali.

Hal ini disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD NTT, Winston Neil Rondo, Sabtu (2/2/2019) malam.

Menurut Winston, Pergub tentang Hari Berbahasa Inggris itu sesuai dengan surat dari Kantor Bahasa NTT, maka sudah menabrak aturan yang lebih tinggi, yaitu UU.

Soal Pergub Berbahasa Inggris, Yohanes Rumat: Apa Urgensinya?

"Dalam kajian kami dahar Hukum Pergub itu lemah, bahkan ada potensi Pergub 56 ini justru menabrak UU diatasnya bahkan UU Dasar NKRI maka sebaiknya ditinjau kembali saja dan disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Winston.

Anggota Komisi V DPRD NTT ini menjelaskan, sikap dan kritik Kantor Bahasa NTT harus menjadi bahan kajian dan pertimbangan serius dari bapak Gubernur NTT dan jajarannya.

Ini Pesan Ketua Pengadilan Negeri Lembata Kepada Pengendara Saat Millenial Road Safety Festival

"Prinsip pokoknya kami mengapresiasi terobosan istimewa bapak gubernur dalam rangka memajukan parawisata dan meningkatkan kompetensi masyrakat tentang Bahasa Inggris. Kami menikmatinya bahkan dalam WhatsApp group sudah mulai berlatih secara praktis Berbahasa Inggris. Ini bagus sekali malah menurut kami ini sebuah loncatan untuk wujudkan NTT Bangkit," jelas Winston.

Dikatakan, semangat dan terobosan Gubernur NTT dalam pengembangan parawisata dan pembudayaan Bahasa Inggris bisa dilakukan secara terbatas untuk instansi pemerintah, komunitas wisata dan pengelola layanan publik.

"Kami mohon tim Biro Hukum pemerintah agar lebih diperkuat lagi untuk melakukan kajian matang dulu agar kejadian serupa ini tidak terulang lagi," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved