Berita Kabupaten Ngada Terkini

Polres Ngada Gelar Rekonstruksi Penembakan di Mauponggo Nagekeo, Ini Jumlah Adegannya!

Polres Ngada menggelar rekonstruksi kasus penembakan seorang warga di oleh dua anggota polisi di Mauponggo Kabupaten Nagekeo.

Polres Ngada Gelar Rekonstruksi Penembakan di Mauponggo Nagekeo, Ini Jumlah Adegannya!
Polres Ngada untuk Pos Kupang.Com
Suasana rekonstruksi kasus penembakan warga Mauponggo oleh dua anggota Polisi di Halaman Mapolres Ngada, Kamis (31/1/2019). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA --  Polres Ngada menggelar rekonstruksi kasus penembakan seorang warga di oleh dua anggota polisi di Mauponggo Kabupaten Nagekeo.

Rekonstruksi yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Ngada Anggoro C.Wibowo itu bertempat di halaman Polres Ngada di Kota Bajawa Kabupaten Ngada, Kamis (31/1/2019).

Polisi melakukan Rekonstruksi kasus penembakan oleh dua anggota Polsek Mauponggo pada
hari selasa 26 Juni 2018 yang mengakibatkan Marselinus Kutu, warga Kampung Aekutu, Desa Bela, Kecamatan Mauponggo meninggal dunia.

Hadir saat rekonstruksi tersebut Wakapolres Ngada I Nyoman Surya Wirawan, Plt Kasie Pidum pada Kejaksaan Negeri Ngada Dicky Martin Saputra juga keluarga dari korban.

Adegan Rekonstruksi kasus tersebut berjalan lancar dengan 58 adegan bertindak selaku pemandu Rekonstruksi yakni KBO Reskrim Polres Ngada Stefanus Kodo.

Dalam Rekonstruksi tersebut dimulai dari adegan tersangka Assan dan tersangka Rivo bersama dengan saksi atas nama saksi Elvis berangkat dari Polsek Mauponggo menggunakan mobil patroli menuju rumah korban.

Warga Naibonat Diterjang Banjir, Kondisi Saat ini Kekurangan Air Bersih, Ini Faktanya

Ketiganya selanjutnya menuju rumah korban dan saat itu korban sedang duduk didepan pintu rumah. Saksi Elvis yang merupakan Petugas Pengawas Lapangan (PPL) Desa Bela saat itu bersama tersangka Assan dan Rivo, berhenti pada saat berhadapan dengan korban yang berjarak sekitar 2 meter kerana saat itu disuruh berhenti oleh korban dengan kata-kata “ berhenti dulu “.

Korban bertanya “dari mana“ dan tersangka Assan jawab bahwa mereka dari Polsek dan saat itu Assan juga menjelaskan maksud dan tujuan datang ke rumah korban untuk mengantar surat panggilan dari Panwas.

Dalam salah satu adegan rekonstruksi tersebut korban kemudian mengambil botol lalu meminum air dalam botol tersebut dan saat itu korban sempat menawarkan minuman tersebut kepada tersangka Assan dengan bahasa “ini minum moke“ dan saat itu di jawab tersangka Assan “saya tidak minum bapa“.

BREAKING NEWS: Diterpa Hujan Deras, Jalan di Desa Bone, Nekamese, Kabupaten Kupang Diterjang Longsor

Halaman
1234
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved