Survey Ombudsman

Hasil Survey Ombudsman: Tak Ada Kabupaten/Kota di NTT Masuk Zona Hijau Kepatuhan Pelayanan Publik

Survey kepatuhan terhadap standar pelayanan publik yang dilakukan oleh Ombudsman RI Perwakilan NTT di 10 Kabupaten/Kota di NTT menunjukkan hasil yang

Hasil Survey Ombudsman: Tak Ada Kabupaten/Kota di NTT Masuk Zona Hijau Kepatuhan Pelayanan Publik
Pos Kupang.com/Ricko Wawo
Pemaparan ini dilakukan di Kantor Harian Umum Pos Kupang, Jumat (1/2/2019) pagi dan dihadiri perwakilan kepala daerah dari 10 kabupaten/kota di NTT 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-KUPANG-Hasil Survey kepatuhan terhadap standar pelayanan publik yang dilakukan oleh Ombudsman RI Perwakilan NTT di 10 Kabupaten/Kota di NTT menunjukkan hasil yang belum menggembirakan.

Hal ini terbukti dari belum adanya kabupaten/kota yang belum masuk zona hijau atau zona aman soal pelayanan publik.

Hanya kabupaten TTU saja yang masuk zona kuning kepatuhan terhadap pelayanan publik.

Sedangkan kabupaten lainnya termasuk Kota Kupang masuk zona merah. Beberapa kabupaten itu yaitu Manggarai Barat, Alor, Flores Timur, Sumba Timur, Sikka, Kabupaten Kupang dan Sumba Barat Daya dan Kabupaten Belu.

Pemaparan ini dilakukan di Kantor Harian Umum Pos Kupang, Jumat (1/2/2019) pagi dan dihadiri perwakilan kepala daerah dari 10 kabupaten/kota di NTT.

Survey dilakukan Ombudsman RI Perwakilan NTT secara serentan pada Mei-Juli 2018 secara serentak. Metodologi dan mekanisme survey juga turut dipaparkan pada kesempatan itu.

Dalam diskusi, Wakil Walikota, Herman Man, langsung berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Dari dulu kota ini zona hijau karena kita terlena sedikit. Kami tetap komit untuk meningkatkan pelayanan. Saya dan pak Walikota punya mimpi bikin Mall perizinan karena perizinan itu semakin banyak. Saya akui masih merah memang kontribusinya cukup besar.

Kita senang berdiskusi dengan Ombudsman karena kota ini bagian dari citra NTT. Kantor saya terbuka untuk berdiskusi," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved