Berita Kabupaten Sikka Terkini

Gedung Panggang Ikan Milik Mohama  di Bebeng Harus Dibongkar

idang putusan dilakukan pukul 15.00 Wita, Rabu (30/1/2019) memerintahkan kepada Haji Mohamad Said kosongkan bangunan di atas tanah tersebut,

Gedung Panggang Ikan Milik Mohama  di Bebeng Harus Dibongkar
Pos Kupang.com/Eugenius Moa
Marianus Mo’a, S.H,M.H. 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Lahan  tambak ikan milik Oktavianus Sine di  Bebeng, Kelurahan  Wolomarang,  Kecamatan Alok  Barat,  Kabupaten Sikka,  Pulau  Flores, Propinsi  Nusa Tenggara,   disertifikat  oleh Haji Mohammad  Said  diperintahkan  oleh Majelis Hakim   Pengadilan Negeri Maumere untuk  dikosongkan.

“Sidang putusan  dilakukan  pukul  15.00  Wita, Rabu  (30/1/2019) memerintahkan kepada  Haji Mohamad Said  kosongkan bangunan di atas tanah  tersebut,”   kata kuasa  hukum  Oktavianus  Sine,  Marianus Mo’a, S.H,M.H, kepada  POS-KUPANG.COM, Kamis     (31/1/2019)  di Maumere.

Wabup Ende Minta Jaga Kebersihan Pantai

Kajati NTT Himbau Pegawai Jangan Buang Puntung Rokok Sembarang

Sidang pembacaan putusan sengketa sertifikat   ganda  dipimpin Ketua  Majelis Hakim  yang  juga   Wakil  Ketua  PN  Maumere, Consilia  Ina  Palang Ama,  S.H. “Kemungkinan tergugat  lakukan  upaya  hukum (banding)  ke PT  NTT,”   kata Marianus.

Ia  mengatakan,  lahan  miliki  Oktavianus  Sine  dengan nomor  sertifikat  40  dibeli   1986 dan  langsung balik nama   dari  pemilik  pertama pamong Abdul Silah  (almahrum).

Marianus  mengatakan,   Oktavianus membuka usaha  tambak  sejak 1986 hingga  datangnya  gempa  bumi dan  gelombang tsunami  memperorak porandakan  Kota Maumere  tahun 1992.  Sejak   itu  usaha   tambak berhenti. 

“Kesulitan  uang, sertifikat dijaminkan ke BPD  (Bank NTT).  Tahun  lalu  klien  saya dipanggil  oleh    Bank NTT, apakah dia mau  tebus  utang  Rp 20.610.000,”  beber Marianus.

Ia mendengar di lokasi  lahan milik  kliennya  telah disertifikat  1993   lagi oleh Badan Pertanahan Nasional Sikka  dengan  nomor yang sama, 40  atas  nama Mohamad  Said.

“Tanggal  21 Mei  2018, bersama   BPN Sikka,   kelurahan, polisi,  RT dan  RW, klien  saya  cek lokasi  yang sama.  Di atas  tanah   tersebut  sudah dibangun gudang  ikan panggang atas nama  orang lain,”beber Okvianus. *)

 

 
 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved