Petani Laleten Malaka Angkat Semboyan Bekerja

Para petani sawah di Desa Laleten, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT mengangkat semboyan "Bekerja"

Petani Laleten Malaka Angkat Semboyan Bekerja
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Petani sawah di Desa Laleten, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka saat menanam padi sawah pola jajar legowo, Selasa (29/1/2019). 

Petani Laleten Malaka Angkat Semboyan Bekerja

POS-KUPANG.COM| BETUN---Para petani sawah di Desa Laleten, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT mengangkat semboyan "Bekerja".

Semboyan Bekerja ini melukiskan kisah hidup para petani yang pada bulan seperti ini mereka secara otomatis bekerja mengolah sawah. Setiap hari mereka di sawah seiring dengan dengan musim tanam pertama sudah tiba saatnya.

Ada petani yang sementara mengolah lahan ada juga yang sementara menanam padi. Aktivitas mereka penuh di sawah. Tidak ada petani yang lebih banyak waktu duduk di rumah.

Para petani yang tergabung dalam kelompok tani terus didorong oleh PPL agar setiap hari ke sawah untuk bekerja karena sudah musim tanam.

Rumah Tangga Langgeng Jika Kalian Bisa Lewati 5 Ujian Sulit Ini

Ramalan Zodiak Rabu 30 Januari 2019, Aries Sensitif, Cancer Salah Paham

Tega Nian, Bayi Tiga Bulan Tewas di Tangan Pengasuh, Sekujur Tubuh Lebam Lalu Mulut Disumpal

Pola kerja mereka bergotong royong karena mereka masih terikat dalam kelompok petani pelaksana program Revolusi Pertanian Malaka (RPM).

PPL Desa Laleten, Jeremy Nahak kepada Pos Kupang.Com, Rabu (30/1/2019) mengatakan, ia selalu bersama petani binaannya untuk bekerja sawah. Sebagai PPL ia memantau dan mengawas para petani agar penanaman padi harus mengikuti pola yang sudah ditentukan dalam SOP yakni pola jajar legowo 2:1.

Menurut Jeremy, petani terus didampimgi dan diawasi agar dalam mengelola sawah sesuai dengan standar operasional prosedur yang ditetapkan dalam program RPM.

Dia mengharapkan petani binaannya tidak lagi berpikir mundur tetapi harus berpikir maju. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved