Headline Pos Kupang Hari Ini

Damyan Godho Wafat, NTT Kehilangan Tokoh Pers Inspiratif

Pendiri SKH Pos Kupang ini mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit St. Carolus Borromeus Kupang, Selasa (29/1/2019).

Damyan Godho Wafat, NTT Kehilangan Tokoh Pers Inspiratif
Pos Kupang
Damyan Godho 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Tokoh pers Nusa Tenggara Timur (NTT), Damyan Godho wafat dalam usia 73 tahun 10 bulan. Pendiri Surat Kabar Harian (SKH) Pos Kupang ini mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit (RS) St. Carolus Borromeus Kupang, Selasa (29/1/2019) pukul 01.30 Wita.

Kepergian Damyan Godho untuk selama-lamanya, tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, melainkan masyarakat lebih khususnya lagi insan pers di NTT. Berbagai pihak merasa kehilangan sosok yang tegas, visioner, berhati lembut dan humoris ini.

Damyan Godho meninggalkan seorang istri, Theodora Menodora Mandaru -Godho serta tiga orang anak, Eleonora Ira, Berno Marselino dan Clara Fransisca. Anak sulung, Romanus Krisantus Tue Neno sudah lebih dahulu menghadap kepada yang empunya kerajaan surga.

SASANDO - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo alias Jokowi (kedua dari kanan) mengenakan topi khas NTT, Ti'i Langga dan memegang alat musik Sasando yang dihadiahi oleh Pemimpin Umum SKH Pos Kupang, Damyan Godho (kanan) saat mendatangi redaksi Pos Kupang, Senin (28/4/2014) malam. Jokowi didampingi Gubenur NTT, Frans Lebu Raya.
SASANDO - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo alias Jokowi (kedua dari kanan) mengenakan topi khas NTT, Ti'i Langga dan memegang alat musik Sasando yang dihadiahi oleh Pemimpin Umum SKH Pos Kupang, Damyan Godho (kanan) saat mendatangi redaksi Pos Kupang, Senin (28/4/2014) malam. Jokowi didampingi Gubenur NTT, Frans Lebu Raya. (POS KUPANG/NOVEMY LEO)

Saat ini jenazah Damyan Godho disemayamkan di rumah duka Jl. Fetor Foenay Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Menurut rencana, jenazah akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Abadi di Kelurahan Fatukoa Kupang, Kamis (31/1/2019).

Pria yang akrab disapa Om Damy ini pertama kali menggeluti dunia jurnalistik dengan bergabung bersama Harian Kompas pada tahun 1980, bertugas di NTT. Pada 1 Januari 1990 diangkat menjadi wartawan Kompas.

Om Damy kemudian mendirikan SKH Pos Kupang pada tanggal 1 Desember 1992. Beliau sempat menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kupang selama dua periode (1998-2008). Om Damy juga pernah menjabat Ketua Dewan Penasehat PWI Cabang Kupang.

Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr melayat jenazah Damyan Godho di rumah duka Jl. Fetor Foenay Kelurahan Kolhua Kota Kupang, Selasa (29/1/2019).
Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr melayat jenazah Damyan Godho di rumah duka Jl. Fetor Foenay Kelurahan Kolhua Kota Kupang, Selasa (29/1/2019). (POS-KUPANG.COM/FOTO LINDA UTA)

Atas jasanya dalam pembangunan di NTT khususnya di bidang pers, Om Damy mendapat penghargaan cincin emas dari Pemerintah Provinsi NTT. Penghargaan diberikan Gubernur NTT saat itu, Drs. Frans Lebu Raya.

Acara penyematan cincin emas terjadi saat peringatan HUT ke-55 Provinsi NTT berlangsung di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Jumat (20/12/2013) silam.

"Beliau memang kita nilai pantas dan layak menerima penghargaan ini. Beliau kita nilai berhasil dan konsisten bergerak di bidang pers. Banyaknya usaha media dan pers di NTT ini tidak terlepas dari kontribusi beliau," kata Asisten I Sekda NTT, Yohana Lisapali saat itu.

Sebelum ajal menjemput, mantan Pemimpin Redaksi SKH Pos Kupang ini menjabat Komisaris PT Timor Media Grafika, perusahaan yang menerbitkan SKH Pos Kupang.

Damyan Godho
Damyan Godho (Istimewa)
Halaman
1234
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Alfons Nedabang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved