Berita Kabupaten Sikka

BREAKING NEWS : Longsor di  Ri’i Pu’a, Maumere-Ende Macet Lima Jam

Longsor kembali terjadi pada lalu lintas jalan nasional Maumere-Ende di Pulau Flores tepatnya di Ri’i Pu’a, Desa Bhera, Kecamata Mego,

BREAKING NEWS : Longsor di  Ri’i Pu’a, Maumere-Ende Macet Lima Jam
Foto/Fery Avales
Longsor  di jalan nasional  Maumere-Ende di  Desa  Bhera,Kecamatan Mego, Kabupaten  Sikka, Pulau  Flores,  Propinsi NTT,   Rabu   (30/1/2019).   

Tini merincikan, di Kabupaten TTS dan Sikka bencana banjir menewaskan masing-masing tiga orang, kemudian di Kabupaten Nagekeo ada bencana longsor yang menewaskan empat orang, di Kota Kupang satu korban meninggal akibat banjir.

"Sedangkan bencana di Kabupaten Manggarai akibat petir menewaskan satu orang.
Di Ende pohon tumbang dan menewaskan satu orang," katanya.

Dikatakan, apabila dibandingkan tahun sebelumnya ada 20 orang meninggal dan pada tahun 2017 ada yang meninggal sebanyak 18 orang.

Sedangkan kerusakan bangunan, di Sumba Timur ada 11 rumah rusak akibat angin.
"Di KabupatenTTU dua rumah rusak, di Kabupaten Sikka ada satu jembatan di Pantai Utara yang putus dan ada 46 unit rumah yang terendam banjir," katanya.

Di Kota Kupang, lanjutnya, ada rumah dan sekolah yang atapnya terangkat serta tembok penahan di Pantai Tedys yang rusak berat.

Soal upaya penanggulangan, ia mengatakan, BPBD ada di provinsi dan di kabupaten dan kota.

"Ujung tombak penanganan bencana di kabupaten dan kota, provinsi sebagai pendukung sedangkan BNPB sebagai pendamping," katanya.

Dikatakan, soal DBD, ia mengatakan, ada dana tidak terduga seperti DBD dan gagal panen (merupakan bencana non alam).

"Untuk penanganan harus ada pernyataan non bencana oleh pemerintah daerah sehingga bos ditangani. Jika tidak maka akan disalahkan," katanya.

Tini mengatarkan, kondisi hujan tahun ini kurang akibat El Nino ,tetapi kemungkinan besar musim kemarau lebih awal.

"Hanya uniknya tahun ini ,BMKG mengatakan pada musim kemarau ada hujan satu dua hari," ujarnya. (POS-KUPANG.COM)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved