Berita Kabupaten Belu Terkini

Rumah Jabatan Bupati Belu Bebas Sampah Plastik

Bupati Belu Wilybrodus Lay bersama istri Lidwina Viviawaty mengaku sangat konsen mengatasi sampah plastik di Belu.

Rumah Jabatan Bupati Belu Bebas Sampah Plastik
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, Wily Lay dan Pemred Pos Kupang, Dion DB Putra, di rumah jabaan Bupati Belu, di Atambua, Minggu (27/1/2019) petang 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, BELU - Bupati Belu Wilybrodus Lay bersama istri Lidwina Viviawaty mengaku sangat konsen mengatasi sampah plastik di Belu.

"Rumah jabatan non plastik. Kalau tamu 100-200 orang pakai dispenser. Jadi gak pakai botol plastik berkarung-karung," kata Lidwina di rumah jabatan Bupati Belu.

Ia menjelaskan bebas sampah plastik ini sudah beberapa bulan.

"Sudah 4-5 bulan. Kecuali natal dan open house karrna ribuan orang datang. Sampai malam," kata dia lagi.

Pimpinan Pos Kupang Silatuhrahmi dengan Bupati Belu

Bupati Belu Wilybrodus Lay Kaget Kantong Plastik dari Dili ! Ini Sebabnya

Bupati Wilybrodus Lay juga memang sangat konsern mengatasi sampah plastik sejak menjabat.

"Kami pakai air isi ulang," kata dia.

Ia juga membagikan pengalamannya saat membeli barang di Dili.

"Ini seperti kantong plastik tapi bukan. Ini ubi kayu. Ini kita belanja di Dili, dikasih ini," ujarnya.

"Saya dari awal fokus kurangi plastik. Tapi harus ada solusi. Saya beberapa tahun lalu belum jadi bupati ke Penang. Beli baju satu. Tidak kasih bungkus plastik. Terpaksa kita lipat-lipat baju. Baju itu saya simpan sampai sekarang," papar bupati.

POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS

DI RUJAB--Pemimpin Pos Kupang bersilaturahmi dengan Bupati Belu, Willybrodus Lay di rumah jabatan bupati Belu, Minggu (27/1/2019) malam.
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS DI RUJAB--Pemimpin Pos Kupang bersilaturahmi dengan Bupati Belu, Willybrodus Lay di rumah jabatan bupati Belu, Minggu (27/1/2019) malam. (POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS)

Selain Dili, Kota Darwin juga sangat perduli dengan sampah plastik.

"Kalau di Darwin jalan sama keponakan, kita mau ke supermarket cari kantong plastik. Saya pikir ah untuk apa, di supermarket juga pasti ada kantong plastik. Ternyata kantong plastik di sana mahal," paparnya. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved