Berita Ekonomi Bisnis

Sri Mulyani: Pembangunan Infrastruktur Bukan untuk Kepentingan Presiden Jokowi

Menteri Keuangan (Menkeu) RI Dr Sri Mulyani Indarwati menegaskan, pembangunan infrastruktur bukan untuk kepentingan presiden Joko Widodo

Sri Mulyani: Pembangunan Infrastruktur Bukan untuk Kepentingan Presiden Jokowi
Pos Kupang.com/Eugenius Moa
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indarwaty memberikan materi desiminasi dana desa di Aula Sikka Convention Center di Maumere, Pulau Flores, Provinsi NTT, Jumat (25/2019). 

Sri Mulyani mengatakan, jika selama ini dana non fisik hanya disediakan untuk biaya operasional sekolah, kini pemerintah pusat menyediakan dana non fisik baru.

Keluhan Industri Perbankan Paling Banyak YLKI Minta OJK Tingkatkan Pengawasan

Gempa di Kepulauan Aru Maluku, Getarannya Terasa di Timika

Yakni bantuan operasional penyelenggaraan kesetaraan, museum dan taman budaya.

Bahkan tersedia pula dana pelayanan kepariwisataan dan bantuan pelayanan pengolahan sampah.

"Dana alokasi khusus tujuannya agar semua kehidupan masyarakat mendapat pelayanan yang baik," tandas Sri Mulyani.

Menkeu mengharapkan semua pimpinan di daerah punya komitmen untuk berprestasi.

Ketika pemerintah daerah berprestasi, pemerintah pusat memberikan insentif.

"Macam-macam insentifnya. LKPP-nya di sini banyak yang belum wajar tanpa pengecualian (WTP) adalah kualitas paling tinggi akuntansi pelaporan keuangan," katanya.

Sri Mulyani Minta Kades Turunkan Angka Kemiskinan

Bupati Sabu Raijua Peringatkan Warga Soal DBD

Sri Mulyani menginginkan agar daerah berlomba-lomba untuk mencapai prestasi dan diberikan insentif tambahan di luar dana alokasi umum (DAU) di kabupaten yang memiliki prestasi.

Sementara Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah Kementrian Keuangan RI Astera Primanto Bhakti mengatakan, pengelolaan dana desa belum sesuai perencanaan, penyusunan laporan untuk kepentingan penyaluran, pertanggungjawaban maupun pengelolaan keuangan.

Diseminasi dana desa dengan tema Pengelolaan Dana Desa yang Transparan dan Akuntabel Untuk Wewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Desa.

Seminari Tinggi St Mikhael Kupang Gelar Bincang Buku Hadirkan Dua Penulis Ini

Istri Gubernur NTT, Julie Laiskodat Asyik Santap Mi Rebus Di Warung Ini

Diseminasi diikuti utusan dari 479 desa yakni 219 dari Ende, 230 dari Sikka dan 30 dari Flores Timur.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Komisi XI DPR RI, Melchias Markus Mekeng, Bupati Sikka Fransiskus RobertoDiogo, Bupati Flores Timur, Anton Hadjon, Bupati Ende, Marsel Petu dan Bupati Lembata,Yentji Sunur. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved