Begini Pesan Bupati Nagekeo Saat Lantik Tiga Kepala Desa di Kecamatan Boawae

Bupati Nagekeo dr. Johanes Don Bosco Do, melantik tiga Kepala Desa di Kecamatan Boawae, Jumat (25/1/2019).

Begini Pesan Bupati Nagekeo Saat Lantik Tiga Kepala Desa di Kecamatan Boawae
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Suasana saat pelantikan Kades di Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo, Jumat (25/1/2019). 

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Bupati Nagekeo dr. Johanes Don Bosco Do, melantik tiga Kepala Desa di Kecamatan Boawae, Jumat (25/1/2019).

Tiga Kepala Desa yang dilantik yaitu, Kepala Wea Au Fitus Lado, Kepala Desa Wolowea, Fransiskus Podo dan Kepala Desa Kelewae: Laurensius Seke.

Dalam sambutannya Bupati Don menyebut secara rinci keadaan keluarga dari masing-masing di tiga desa tersebut.

Polres Ngada Siap Sukseskan Festival Milenial Safety Riding

Desa Wea Au, jumlah keluarga miskin ada 72 rumah tangga, rumah tidak layak huni 109 unit, rumah tangga yang belum memiliki jamban 115 kk dengan total alokasi dana 2019 adalah Rp 1.452.829.000.

Ia menyebutkan Desa Wolowea jumlah keluarga miskin 77 rumah, rumah yang tidak layak huni 53 rumah, total Alokasi Dana 1.327.353.000.

352 Koperasi di Provinsi NTT Tidak Aktif

Sementara Desa Kelewae Keluarga miskin 29 Rumah tangga, jumlah rumah yang tidak layak huni 27 rumah, jumlah keluarga yang tidak memiliki jamban 27 unit, total alokasi dana tahun 2019,1.239.667.000.

Pada kesempatan itu meminta kepada para Kepala Desa terlantik, untuk memperhatikan potensi desa yang ada, seperti, kacang tanah yang khas dari Wolowea, Wea Au, jagung untuk sepanjang musim, ubi-ubian, sayur-sayuran dengan sistem pengolahan menggunakan pupuk organik.

Bupati Don menegaskan para kepala desa supaya foto rumah - rumah yang tidak layak huni bersama keluarga supaya dikirim kepada dirinya.

"Untuk Dana Desa menggunakan swakelola, jangan beri ke pihak ke 3, kepada orang muda bentuk wadah karang taruna di desa masing-masing, perkuatkan Bumdes salah satu penangkal rentenir di desa, para kades untuk secara sungguh -sungguh memperhatikan kesulitan masyarakat supaya segera keluar dari lingkaran kemiskinan, ini menjadi tekad kita bersama," paparnya.

Ia juga mengingatkan agar menjaga amanat yang telah diberikan masyarakat sehingga terpilih menjadi seorang Kepala Desa. Gunakan peluang secara cerdas dan tentu Kepala Desa terpilih memiliki tanggungjawab moril sehingga jangan sia-siakan itu.

"Secara tegas saya ingin sampaikan kepada saudara
Kepala Desa, jagalah kepercayaan yang diberikan ini, gunakan peluang ini secara cerdas, untuk ciptakan kemajuan dan terobosan baru serta buatlah perubahan, pengendalian penduduk, bangun rantai suplay demi menjaga keseimbangan pasar, menuju masyarakat ekonomi mapan, pasti hidup sejahtera.Saudara memiliki tanggung jawab moril dituntut memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat," tegas dr. Don. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved