Breaking News:

Naas, Tukang di Kupang Nyaris Tewas Tersengat Listrik Saat Panjat Papan Baliho

Seorang tukang nyaris tewas tersengat listrik saat memanjat sebuah papan reklame yang terletak di depan Hypermart Bundaran PU

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Papan Reklame Maut di depan Hypermart Bundaran PU Kupang yang nyaris memakan korban pada Jumad (25/1/2019). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Seorang tukang nyaris tewas tersengat listrik saat memanjat sebuah papan reklame yang terletak di depan Hypermart Bundaran PU Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM) Kota Kupang.

Kejadian naas itu terjadi pada Jumad (25/1/2019) sekira pukul 11.00 Wita.

John Sepahat (28), saksi mata di tempat kejadian kepada POS-KUPANG.COM menuturkan, tukang yang tidak mereka ketahui namanya itu memanjat papan reklame Ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru Bank TLM yang berada persis di samping tiang listrik di depan Hypermart.

“Ketong ju son tau kalau ada orang di atas papan reklame, takuju ketong dengar bunyi prak terus ada asap dari papan itu. Waktu ketong kesana dekat papan, baru tiba tiba ada yang jatuh dari atas,” ujar pemuda yang berprofesi ojek itu.

Ia menceritakan, kejadian itu tidak berlangsung lama sejak ia mulai memanjat papan itu.

Ramalan Cinta Zodiak Jumat 25 Januari 2019, Taurus Frustasi, Leo Percaya Pada Pasangan, Zodiak Lain?

Kadis Perhubungan Tolak Tarif Bongkar Muat Pelabuhan Ende, Ini Alasannya

Diancam Hendak di DKPP ! Bawaslu Kabupaten TTS Siap untuk Pembuktian

Setelah terjatuh dari atas papan reklame setinggi tujuh meter itu, lanjut John, tukang yang berusia sekira 40an tahun itu tidak sadarkan diri.


Ia bersama beberapa rekan dan teman-teman dari tukang itu kemudian menghentikan bemo angkutan umum dan membawanya ke Rumah Sakit.

“Pertama kita bawa ke RS Kartini tetapi ditolak, jadi kita bawa ke RS Siloam,” katanya.

John menuturkan, ia melihat luka yang diderita oleh korban cukup parah.

“Bagian perut deng badan super tabakar samua, kulit ju sudah bau hangus,” ujarnya menambahkan.

Seorang saksi mata lainnya, Ewil mengungkapkan, mereka kaget karena kejadiannya berlangsung cepat. Ia bahkan mengatakan jika potongan baju korban masih tergantung di atas papan reklame itu.

“Itu ada sisa baju yang masih tergantung. Tadi sepertinya waktu naik di papan untuk ganti spanduknya, bajunya tersangkut di kabel listrik yang rapat di papan,” timpalnya.

Ia mengatakan, bukan kali ini saja ada korban yang tersengat listrik di papan reklame itu. Sebelum ini, menurut ingatannya, sudah ada delapan korban yang mengalami strum, dan empat diantaranya menginggal dunia.

“Papan reklame itu digeser saja, atau bila perlu bongkar saja. Terlalu rapat dengan tiang listrik naik jadi rawan,” katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

 
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved