Mengerikan! Abukun Pasrah Rumahnya Diamuk Puting Beliung
Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Kupang, Rabu (23/1/2019), pukul 19.00 Wita,
Penulis: Edy Hayong | Editor: Alfred Dama
POS KUPANG.COM, OELAMASI -- Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Kupang, Rabu (23/1/2019), pukul 19.00 Wita, merusak tiga rumah warga di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah.
Rumah yang rusak adalah milik Paulus Abukun (63), warga RT 10B, RW 05, rumah sawah milik Beny Kanuk dan Cors Taebenu.
Paulus Abukun yang menyaksikan kejadian itu hanya pasrah tatkala rumahnya rusak dihempas puting beliung.
Paulus Abukun yang bermukim di area persawahan Desa Mata Air ketika ditemui Pos Kupang di lokasi kejadian, Kamis (24/1/2019), menuturkan, kejadian angin puting beliung yang merusakkan rumahnya terjadi Rabu (23/1/2019), sekitar pukul 19.00 Wita.
Saat itu hujan lebat, tiba-tiba terdengar bunyi gemuruh dari arah laut dan secepat kilat menghantam rumahnya yang atap dan dindingnya terbuat dari seng bekas. Seisi rumah yang ditampungnya sebanyak 13 orang panik dan tidak bisa berbuat banyak, hanya bisa menonton.
"Angin datang seperti berputar lalu kasih rusak saya punya rumah. Seng terbang masuk sampai ke dalam sawah. Saya dan istri juga anak-anak hanya bisa menonton karena kejadiannya cepat sekali. Saya bersyukur tidak ada yang kena (korban) angin," katanya.
Untuk sementara, kata Paulus, dia dan istrinya Rambu K Radja mengungsi sementara waktu di rumah tetangga.
Kepala Desa Mata Air, Beny Kanuk, mengakui hujan angin yang terjadi di Mata Air menyebabkan tiga rumah rusak. Rumah yang rusak itu milik Paulus Abukun. Selain itu, rumah sawah sebagai tempat menyimpan padi milik Abukun juga rusak. Rumah sawah milik Cors Taebenu juga rusak dan tidak ada korban jiwa.
"Kalau Paulus Abukun itu rumah tinggal selama ini, sedangkan saya dan Pak Cors yang rusak padi dalam rumah sawah karena angin terbangkan atap seng," kata Beny. (yon)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rumah-milik-paulus-abukun-di-desa-mata-air-kecamatan-kupang-tengah.jpg)