Berita Kabupaten Ende Terkini

Tarif Bongkar Muat di Pelabuhan Ende-NTT Sesuai Aturan ! Bantah Ada Pungli

Ketua Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Ende, Abdul Kadir H Mosa Basa, S.Sos mengatakan bahwa tarif bongkar muat di Pelabuhan Ende telah sesu

Tarif Bongkar Muat di Pelabuhan Ende-NTT Sesuai Aturan ! Bantah Ada Pungli
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Ketua Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Ende, Abdul Kadir H Mosa Basa, 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Ketua Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Ende, Abdul Kadir H Mosa Basa, S.Sos mengatakan bahwa tarif bongkar muat di Pelabuhan Ende telah sesuai dengan aturan yang berlaku

Hal ini merujuk pada Keputusan Menteri Perhubungan dan Surat Keputusan Bersama Dirjen Perhubungan Laut dan Keputusan Gubernur NTT tahun 2015.

Hal tersebut dikatakan, Ketua Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Ende, Abdul Kadir H Mosa Basa, S.Sos kepada Pos Kupang.Com, Kamis (24/1/2019) di Ende ketika dikonfirmasi terkait dengan tarif bongkar muat di Pelabuhan Ende.

Abdul Kadir mengatakan tarif bongkar muat di Pelabuhan Ende telah sesuai dengan aturan yang berlaku maka apabila ada pihak-pihak tertentu yang mengatakan bahwa tidak sesuai adalah hal yang keliru.

Kota Kupang KLB Deman Berdarah ! Walikota Minta Foging Serempak

Dugaan Tipikor Bantuan untuk KONI ! KPK Agendakan Pemeriksaan Menpora sebagai Saksi

Abdul Kadir menjelaskan penentuan tarif di Pelabuhan Ende sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 35 tahun 2017 tentang pedoman dasar perhitungan tarif pelayanan jasa bongkar muat barang dari dan ke kapal di pelabuhan.

Selain itu berdasarkan keputusan Menteri Perhubungan Nomor 37 tahun 2007 tentang tarif perhitungan dan juga surat Keputusan Bersama Direktur Jenderal Perhubungan Laut dan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Tenaga Kerja dan Deputi Kelembagaan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah.

Selain itu berdasarkan Keputusan Gubernur NTT Nomor 248/KEP/2014 tentang upah minimum Provinsi NTT tahun 2015.

Abdul Kadir mengatakan bahwa tarif yang ada telah berlaku cukup lama dan belum dilakukan revisi selama empat tahun.

Pihaknya belum mau melakukan revisi atas tarif yang berlaku di Pelabuhan Ende dengan pertimbangan untuk menjaga kestabilan ekonomi daerah karena apabila pihaknya melakukan revisi maka bisa terjadi inflasi.

Halaman
12
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved