Berita Manggarai Terkini

BREAKING NEWS: Penculik Mengaku Kepsek SDK Ruteng 2 ! Hubungi Orangtua Siswa Minta Uang Tebusan

Penelepon gelap ini juga meminta uang tebusan Rp 3.500.000 kepada Herawati, orangtua siswa bernama Sergio Budiman Jehalu

BREAKING NEWS: Penculik  Mengaku Kepsek SDK Ruteng 2 !  Hubungi Orangtua Siswa Minta Uang Tebusan
POS-KUPANG.COM/DOK
ANAK-Sergio Budiman Jehalut (8), siswa SDK Ruteng 2 yang dikabarkan penelepon gelap mengaku sebagai Kepala Sekolah SDK Ruteng 2 dan memberitahu kepada orangtuanya anaknya mengalami laka lantas

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-RUTENG-Seorang penelepon gelap mengaku sebagai Kepala Sekolah SDK Ruteng 2 dan menyampaikan kepada Anatasia Ferawati Henoek, orangtua siswa kalau anaknya mengalami laka lantas dan kritis di UGD BLUD RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, Kamis (24/1/2019) pagi.

Penelepon gelap ini juga meminta uang tebusan Rp 3.500.000 kepada Herawati, orangtua siswa bernama Sergio Budiman Jehalut (8).

Mendapat telepon tersebut Herawati pun panik lalu menuju ke RSUD Ruteng.

BREAKING NEWS : 2  Pasien Deman Berdarah Dengue Meninggal Dunia di RSUD Umbu Rara Meha-Waingapu

Di rumah sakit ternyata anaknya tidak ada. Ia pun ke sekolah ternyata anaknya tidak ada di sekolah.

Setelah dicari anaknya ditemukan di Taman Kota Ruteng dan sedang bersama teman-temannya bermain.

Demikian kasus penculikan anak yang sempat menggegerkan warga Kota Ruteng, Kamis (24/1/2019) pagi.

Data yang diperoleh POS-KUPANG.COM di Ruteng, menjelaskan, pada Kamis (24/1/2019) pukul 08.00 wita Herawati sempt mengantarkan anaknya ke SDK Ruteng 2.

Herawati mengungkapkan,pada pukul 08.15 wita ada yang mengaku kepala sekolah Ruteng 2 menelepon menggunakan nomor Hp 0853-4385-2429 menyampaikan kepadanya melalui HP-nya nomor 082144257121 bahwa anaknya mengalami kecelakaan dan kondisi kritis dan saat ini sedang di rawat di rumah sakit.

Penelepon yang mengaku Kepala Kekolah Ruteng II meminta kepada ibu korban untuk mengirim uang sebesar Rp. 3.500.000 dan ditransfer melalui ATM BRI nomor 204201009356539 an Jum Herlina untuk biaya perawatan.

Setelah mendapat telepon dari yang mengaku kepala sekolah Ruteng II ibu korban mengecek anaknya di SDK Ruteng dan rumah sakit Mben Boy ternyata anaknya tidak ada.

Pada pukul 08.30 wita Keluarga dan masyarakat sekitar mencari keberadaan anak tersebut dan setelah dicari pada pukul 09.00 wita anak korban bersama dua rekannya sedang bermain di Taman Kota Ruteng, Kelurahan Bangka Nekang.

Saat ini, anak yang sempat dilaporkan menghilang sudah mengikuti proses belajar di SDK Ruteng II dan sekarang ini anak tersebut sudah kembali berkumpul bersama orang tuanya

Sementara itu, dalam kasus penipuan ini sudah di tangani oleh Polres Manggarai.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved