Berita Kabupaten TTS Terkini

10 Pasien DBD Masih Dirawat di RSUD SoE

Hingga Kamis (24/1/2019) masih terdapat 10 pasien dengan penyakit demam berdarah ( DBD ) yang dirawat di RSUD SoE.

10 Pasien DBD Masih Dirawat di RSUD SoE
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Juraida Komarudin sedang duduk menjaga sang buah hati, Abis Aryanto (3) yang terbaring di atas tempat tidur di ruang Mawar, RSUD Soe karena terkena DBD 

POS-KUPANG.COM | SOE – Saat ini, Kamis ( 24/1/2019) masih terdapat 10 pasien dengan penyakit demam berdarah ( DBD ) yang dirawat di RSUD SoE. Dari total tersebut, 8 diantaranya merupakan anak-anak dan dua pasien lainnya merupakan orang dewasa.

Direktur RSUD Soe, dr. Ria Tahun mengatakan, untuk penanganan pasien dengan penyakit DBD sendiri, pihaknya memberikan cairan infus dan asupan gizi tambahan. Pihaknya tidak bisa memberikan anti biotik karena penyakit tersebut disebabkan oleh virus. Saat ini petugas RSUD Soe terus memberikan perhatian yang intensif melihat naiknya jumlah pasien DBD pada Januari 2019.

" Kita terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan pasien DBD. Sebelumnya, ada beberapa pasien DBD yang sudah diijinkan pulang karena sudah sembuh," ungkap wanita berkaca mata ini.

Tagih Rp 30 Miliar, Pihak Fahri Hamzah Ancam Ajukan Penyitaan Aset PKS

Terpisah Juraida Komarudin yang ditemui pos kupang di ruang mawar RSUD Soe saat menjaga sang buah hati, Abis Aryanto (3) yang terbaring lewat di atas tempat tidur karena mengidap DBD mengaku, dirinya sangat khawatir ketika mengetahui sang anak terkena DBD. Awalnya, dirinya mengira sang anak hanya demam biasa pasca pulang piknik dari pantai kolbano. Namun tiba-tiba Aryanto juga mengalami diare. Saat dibawa ke rumah sakit dan diperiksa, ternyata Aryanto positif DBD.

KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka, Ini Jumlah Dana yang Ia Terima dari Fee Proyek

" Mungkin dia (Aryanto) digigit nyamuk Aedes Aegypt saat tidur di sebuah perahu saat piknik ke Kolbano. Soalnya, saat pulang dari Kolbano, dia sudah mengeluh demam. Saya kira demam biasa, eh ternyata saat diperiksa ternyata DBD, " ungkap Juraida.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Eirene Ina Dwika Ate mengatakan, sepanjang Januari 2019 tercatat sudah 37 pasien DBD di Kabupaten TTS. Sebagian besar pasien DBD sudah diijinkan pulang pasca mendapatkan perawatan medis di RSUD Soe dan RS Mother Ignasia. Walaupun terjadi peningkatan jumlah pasien DBD, namun hingga saat ini penyakit DBD belum ditetapkan sebagai kejadian luar biasa ( KLB).

"Dari jumlah 37 pasien DBD, 27 pasien sudah sembuh dan diijinkan pulang. Sedangkan 10 pasien sisanya masih dirawat di RSUD Soe," sebutnya. ( Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

 ‎

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved