Tanpa Kajian yang Jelas ! ASITA Manggarai Barat Tolak Penutupan TNK

Kami menilai pernyataan itu tanpa ada alasan yang jelas. Ini membuat ketidaknyamanan informasi pariwisata kita. Kita tidak tahu kapan penutupan itu

Tanpa Kajian yang Jelas ! ASITA Manggarai Barat Tolak Penutupan TNK
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS
Salah satu pemandangan di Labuan Bajo. 

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM | LABUAN BAJO-- Asosiasi Perusahan Perjalanan Wisata Indonesia atau Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), menolak keras pernyataan Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat yang mewacanakan penutupan Taman Nasional Komodo (TNK), selama satu tahun.

Ketua Pelaksana Asita Kabupaten Mabar Donatus Matur, menyampaikan itu saat dikonfirmasi POS--KUPANG.COM, Selasa (22/1/2019).
"Kami menolak karena pernyataan penutupan TNK tanpa didasari oleh kajian-kajian. Selama ini pariwisata di daerah ini sudah banyak memberi dampak positif bagi masyarakat," kata Donatus.

Menurutnya walaupun baru sebatas wacana tetapi sebagai tokoh publik dan kepala daerah, pernyataan gubernur itu membuat ketidaknyamanan informasi pariwisata dan dampaknya merugikan aktivitas pariwisata.

"Kami menilai pernyataan itu tanpa ada alasan yang jelas. Ini membuat ketidaknyamanan informasi pariwisata kita. Kita tidak tahu kapan penutupan itu dilakukan. Wisatawan membutuhkan kepastian," kata Donatus.

Sekolah di Malaka Wajib Tanam Pisang, Sirih dan Pinang ! Ini Tujuannya

Pernyataan Gubernur NTT Tutup TNK! Beri Angin Segar bagi Destinasi Wisata di Provinsi Tetangga

Bila alasannya adalah karena populasi komodo berkurang maka sebaiknya kata dia, gubernur harus berani mengembalikan lagi komodo-komodo yang diambil dan sekarang ada di kebun binatang atau di negara lain.

Penutupan TNK kata dia bukan solusi untuk menata kawasan itu, malah sebaliknya merugikan banyak kalangan masyarakat.

"Mungkin maksud dan tujuan gubernur itu baik tetapi harus melalui kajian-kajian di lapangan. Perlu juga bersiskusi atau pertemuan dengan berbagai pihak," kata Donatus.

Djajadi Akhir Masa Bakti! Agus Sosiawan Pimpin HATHI NTT Periode 2018-2021

Sosialisasi kepada masyarakat terutama di Labuan Bajo dinilai sangat penting. Sehingga masyarakat tahu apa dasar pertimbangannya dan gubernur juga menerima masukan-masukan dari masyarakat.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved